RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Heran, Bertahun-Tahun Desa Banjarsari, Pandaan Dibiarkan Minim Perangkat, Berakibat Pelayanan Yang Amburadul

Lebel : Perangkat Desa
Kantor Desa Banjarsari

Pasuruan, Pojok Kiri
     Layanan cepat di sebuah desa tentunya ditunjang oleh kemampuan dan jumlah perangkat yang profesional dan lengkap.
     Di sejumlah desa, seorang Kepala Desa selalu berusaha mengisi jika ada jabatan perangkat yang kosong. Tujuannya tentu saja agar layanan kepada masyarakat bisa maksimal.
     Akan tetapi hal ini tidak berlaku  di Desa Banjarsari, Kecamatan Pandaan. Di desa ini jumlah perangkat yang bekerja di kantor desa selain Kepala Dusun (Kasun) sangat minim. Dari banyak jabatan yang harusnya ada orangnya, ternyata hanya 3 saja yang terisi, yakni Kaur Perencanaan, Kaur Keuangan, dan Kaur Umum.
     Sementara untuk Sekretaris Desa, Kaur Kesra, Kaur Pelayanan, dan Kaur Pemerintahan nihil.
    Kondisi kosongmya sejumlah perangkat ini berlangsung sangat lama, yakni sejak terpilihnya kepala desa pada tahun 2014 lalu.
    Pojok Kiri yang mendatangi kantor Desa Banjarsari, Rabu (09/10) sekira pukul 09.30 WIB mendapati fakta sepinya kondisi kantor. Pojok Kiri hanya mendapati Satu Kaur yang bekerja, yakni Kaur Perencanaan.
    Kepada Pojok Kiri, sang Kaur yang tidak mau disebut nama ini mengaku, selain sebagai Kaur Perencanaan, ia juga diberi tugas merangkap  Kaur Pelayanan.
     Kondisi ini tentu saja sangat mengganggu pelayanan di Desa Banjarsari. Sejumlah warga yang mengurus surat atau urusan lain harus menghadapi kenyataan pelayanan yang amburadul karena minimnya perangkat.
     Di kesempatan itu, Pojok Kiri ingin mengkonfirmasi ke Kepala Desa Banjarsari, Jumari. Namun sebagaimana dikatakan sang perangkat, Jumari tidak berada di kantor. (isb)

Berstatus Tersangka, Kades Bulusari Tak Penuhi Panggilan Jaksa, Alasan Sakit

Lebel: Kepala Desa

Kades Bulusari, Yudono

Pasuruan, Pojok Kiri
     Kades Bulusari, Gempol, Yudono yang dilaporkan warganya pada 2016 lalu atas dugaan korupsi penggunaan Tanah Kas Desa (TKD) kini sudah berstatus tersangka. Hal ini sebagaimana dikatakan Denny Saputra, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan, Rabu (02/10).
    Atas status itu, jaksa sudah menjadwalkan untuk proses pemeriksaan pada Kamis (03/10).
     Surat panggilan atas Yudono sudah dilayangkan oleh jaksa pada 30 September 2019 lalu. Inti surat adalah kepada Yudono untuk menghadap Kasi Pidsus guna menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.
     Namun Pojok Kiri yang mendatangi kantor Kejari Kabupaten Pasuruan, Kamis (03/10) sekira pukul 13. 00 WIB untuk mendapatkan kabar lebih lanjut atas pemeriksaan terhadap Yudono tersebut mendapat jawaban bahwa Kades Yudono ternyata tidak memenuhi panggilan jaksa dengan alasan sakit
     "Alasannya sakit, ada surat sakit yang dikirim. Ia meminta dilakukan jadwal ulang untuk pemanggilan, "kata Kasi Pidsus.
     Atas ketidakhadiran tersangka Yudoni ini, Kasis Pidsus, Denny Saputra mengaku segera menjadwalkan pemanggilan ulang. Rencananya menurut Denny, minggu depan Yudono dipanggil lagi.
     Lepas dari alasan apapun yang disampaikan, Denny sang Kasis Pidsus meminta kepada Yudono untuk bersikap kooperatif.
      "Kepada yang bersangkutan bersikaplah kooperatif, taati hukum. Jangan menunda-nunda kedatangan. Sebab pihak kami punya hak untuk melakukan pemanggilan secara paksa, "ucapnya.
      Sayangnya hingga berita ini turun, Pojok Kiri belum mendapat kesempatan mengkonfirmasi Kades Yudono. (Lis)


BKD Apresiasi Desa Lunas PBB P2 Tahun 2019, 10 Desa Lunas Tercepat Dari Kecamatan Tosari Dan Lekok

Saat pengundian hadiah lunas PBB P2 Tahun 2019



Pasuruan, Pojok Kiri
     Pelunasan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pasuruan yang tercatat hingga 20 September 2019 lalu, sebanyak 49 desa telah lunas 100 persen.
     Sementara, dari jumlah itu, sebanyak 10 desa dinyatakan sebagai desa lunas tercepat, yang semuanya berasal dari Dua Kecamatan, yakni Kecamatan Lekok dan Tosari.
     Untuk Kecamatan Lekok, desa yang paling cepat lunas PBB P2 adalah Gejugjati, Balunganyar, Tambak Lekok, Tampung, dan Jatirejo.
    Sementara untuk Kecamatan Tosari adalah Desa Mojorejo, Podokoyo, Baledono, Ngadiwono, dan Kandangan.
     Sedang untuk Kecamatan tercepat yang lunas PBB P2 adalah Kecamatan Lekok dan Tosari.
    Sabtu (28/09), bertempat di wisata Pintu Langit, Ledug, Prigen, Pemkab Pasuruan melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) menggelar acara pemberian penghargaan dan pengundian hadiah kepada desa yang lunas PBB P2.

     Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron tersebut sebagaimana dikatakan Kepala BKD, Luly Noermadiono bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam membayar pajak khususnya PBB-P2, guna meningkatkan pendapatan asli daerah yang digunakan untuk pembangunan.
     Di kesempatan itu, atas pelunasan PBB P2 tercepat, 10 desa dari Lekok dan Tosari langsung diberi penghargaan berupa hadiah televisi 40 inchi tanpa diundi.
     Selain pemberian hadiah kepada desa yang lunas PBB P2 tercepat, BKD juga memberikan hadiah kepada desa dan wajib pajak lain dengan cara diundi.
     Ada sebanyak 400 ribu kupon yang terkumpul dalam giat apresiasi lunas PBB P2 tersebut.
     Untuk hadiah, BKD juga telah menyediakan ratusan unit yang berupa setrika, kipas angin, magic com, sepeda gunung, sepeda lipat, televisi, lemari es dan hadiah utama berupa sepeda motor.
     Dari hadiah yang disediakan itu, untuk wajib pajak yang beruntung mendapatkan hadiah utama berupa motor masing-masing Rustamaji, watga Jl. Pohtatal 03/005 Dawuhansengon Purwodadi dengan Nomor Obyek Pajak (NOP) 35.14.010.002.005-0111.0, lalu Abdurokhim, P.Andik warga Kemiri 01/000 Pakukerto, Sukorejo dengan NOP 35.14.110.002.014-0028.0 , kemudian Djoko Sudiyanto alamat Jl. Pandean Kidul Baru 08/003 Kolursari, Bangil dengan NOP 35.14.150.001.004-0220.0 dan Kasiati Dusun Parelegi, Purwodadi dengan NOP 35.14.110.005.009-0072.0.
     Sementara itu, untuk pencapaian target pendapatan dari sektor PBB P2, Luli Noermadiono, Kepala BKD menerangkan, hingga 20 September 2019 lalu, dari target penerimaan PBB-P2 tahun 2019 sebesar 68 milyar rupiah, telah terealisasi lebih dari 60,8 milyar atau 89,47 %.
     Sementara itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf melalui Wakil Bupati, Mujib Imron di hadapan para penerima hadiah menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya kepada masyarakat, khususnya semua wajib pajak PBB P2 yang sudah membayar sebelum jatuh tempo.
     Bupati juga sangat mengapresiasi kepada Kecamatan Tosari dan Lekok serta semua desa dan kelurahan yang telah nelunasi PBB P2 Tahun 2019. (Lis)

BUATKAN BINGKAI UNTUK DATA INI BROO)

.......
Catatan penerima hadiah undian lunas PBB P2 Kabupaten Pasuruan 2019

#DESA TERCEPAT LUNAS PBB P2#

1. MOJOREJO TELEVISI 40 INCH KECAMATAN TOSARI
2 . PODOKOYO TELEVISI 40 INCH KECAMATAN TOSARI
3 . BALEDONO TELEVISI 40 INCH KECAMATAN TOSARI
4 . NGADIWONO TELEVISI 40 INCH KECAMATAN TOSARI
5 KANDANGAN TELEVISI 40 INCH KECAMATAN TOSARI
6 . GEJUGJATI TELEVISI 40 INCH KECAMATAN LEKOK
7 . BALUNGANYAR TELEVISI 40 INCH KECAMATAN LEKOK
8 . TAMBAKLEKOK TELEVISI 40 INCH KECAMATAN LEKOK
9 . TAMPUNG TELEVISI 40 INCH KECAMATAN LEKOK
10  JATIREJO TELEVISI 40 INCH KECAMATAN LEKOK
.....

#UNDIAN HADIAH BAGI DESA LUNAS PBB-P2 TAHUN 2019#

1 . TANGGULANGIN TELEVISI 40 INCH KECAMATAN KEJAYAN
2 . RANDUWATI TELEVISI 40 INCH KECAMATAN NGULING
3. MANIKREJO TELEVISI 32 INCH KECAMATAN REJOSO
4 . BRANANG TELEVISI 32 INCH KECAMATAN LEKOK
5 . SADENGREJO LEMARI ES 2 PINTU KECAMATAN REJOSO
6 . DANDANG GENDIS LEMARI ES 1 PINTU KECAMATAN NGULING
7. KALIPANG LEMARI ES 1 PINTU KECAMATAN GRATI
8. GLANGGANG LEMARI ES 1 PINTU KECAMATAN BEJI
9 . WATU LUMBUNG SEPEDA GUNUNG KECAMATAN LUMBANG
10. MINGGIR SEPEDA GUNUNG KECAMATAN WINONGAN
.....

HADIAH BAGI WAJIB PAJAK LUNAS PBB-P2 TAHUN 2019

#HADIAH SEPEDA MOTOR#

1. 35.14.010.002.005-0111.0 Rustamaji Jl. Pohtatal 03/005 Dawuhansengon Purwodadi
2 35.14.110.002.014-0028.0 Abdurokhim, P.Andik Kemiri 01/000 Pakukerto Sukorejo
3 . 35.14.150.001.004-0220.0 Djoko Sudiyanto Jl. Pandean Kidul Baru 08/003 Kolursari Bangil
4. 35.14.110.005.009-0072.0 Kasiati Dsn Parelegi Purwodadi
.....

#HADIAH TELEVISI 40 INCH#

1 35.14.100.011.001-0170.0 Kuprik Dsn Terongdowo Sukoreno Prigen
2. 35.14.160.012.002-0044.0 Budiono Dsn Karang Panas II Oro2 Ombo Wtn Rembang
3. 35.14.160.012.002-0052.0 Nur Said Dsn Karang Panas II Oro2 Ombo Wtn Rembang
4. 35.14.090.014.024-0018.0 Ramadi Ds Karang Gondang 04/009 Pucangsari Purwosari
.....

#HADIAH TELEVISI 32 INCH#

1. 35.14.090.014.024-0029.0 Arifin Sawur 06/004 Pucangsari Purwosari
.....

#HADIAH LEMARI ES 2 PINTU#

1. 35.14.090.014.024-0040.0 Beni Irawan Pucang Anom 01/005 Pucangsari Purwosari
2. 35.14.090.014.024-0048.0 Tanu Pucang Anom 06/003 Pucangsari Purwosari
3. 35.14.240.013.000-0685.7 Latun Krajan Randuati Nguling
4. 35.14.150.012.009-0031.0 Ghozali Jl. Bader 02/005 Kalianyar Bangil
5 35.14.050.005.000-0598.7 Supeni Cukurguling Lumbang
6. 35.14.140.009.003-0259.0 M. Sujas Gununggangsir 06/002 Beji
7. 35.14.210.003.002-0084.0 Pekita Dsn Krajan 04/002 Kedungrejo Winongan
.....

#HADIAH LEMARI ES 1 PINTU#

1. 35.14.010.008.011-0040.0 H. Mudoli Dsn Buntut Gajahrejo Purwodadi
2. 35.14.090.014.005-0057.0 H.M Ruslan Ds Sawur 06/003 Pucangsari Purwosari
3. 35.14.200.006.009-0230.0 Efita Fikro Dsn Trimo 04/001 Kemantrenrejo Rejoso
.....

#HADIAH SEPEDA GUNUNG#

1. 35.14.010.007.011-0003.0 Sodikin Ds Popohan 01/003 Sentul Purwodadi
2 35.14.010.007.011-0018.0 Sukiadi A Yani 01/001 Sentul Purwodadi
3. 35.14.090.004.031-0100.0 P. Bawok Jl. Kemantren 02/004 Martopuro Purwosari
4 35.14.230.005.000-0379.7 Mesli Ds. Branang Lekok
5. 35.14.100.008.010-0071.0 Nasuwi Jl. Geneng tengah 06/001 Pecalukan Prigen
6. 35.14.220.008.000-1017.7 Suwari P.Ripai Krajan Kambinganrejo Grati
7. 35.14.140.014.007-0329.0 Wachid Ds Glanggang 01/001 Beji
.....

#HADIAH SEPEDA LIPAT#

1. 35.14.180.003.005-0062.0 Zoni Erfandi Kh. Achmad Dahlan Pleret Pohjentrek
2. 35.14.220.007.000-0647.7 Yasin Trewung Grati
3. 35.14.220.007.000-0657.7 Salamah B Nuruddin Tempean 02/005 Trewung Grati
4. 35.14.090.004.038-0097.0 Solehudin Klojen 17/003 Martopuro Purwosari
5 35.14.220.007.000-0640.7 Sutari Trewung Grati
6. 35.14.060.006.019-0010.0 Misnan Ds Ngantungan Pasrepan
.....

#HADIAH DISPENSER #

1. 35.14.220.014.007-0634.7 Saifurizal Trewung Grati
2. 35.14.230.001.016-0078.0 Juariyah Dsn Rekesan 10/003 Rowogwmpol Lekok
.....

#HADIAH KIPAS ANGIN#

1 35.14.100.010.013-0250.0 Edy Prayitno Jl. Kampung Dalam 06/001 Lumbangrejo Prigen
2. 35.14.110.014.008-0004.0 Karsulam Karang Panas Kalirejo 01/003 Kalirejo Sukorejo
3. 35.14.130.004.008-0084.0 Mukiyati Jl. Kape Betas 10/001 Kepulungan Gempol
4. 35.14.160.013.001-0326.0 Supriyanto Dsn Tamanan 04/002 Oro2 Ombo Kulon rembang
5. 35.14.200.013.000-1214.7 Dian Sugiarti Jl. Sunan Ampel 07/003 Manikrejo Rejoso
6. 35.14.120.001.007-0145.0 Rokhmat Dsn Madulegi 10/003 Plintahan Pandaan
7. 35.14.050.009.000-1386.7 Sukri/ Sah Mukti Watulumbung Lumbang
8. 35.14.090.005.002-0009.0 Sujadi Sawah 07/003 Purwosari
9. 35.14.100.002.002-0082.0 Sumiah Sekar 10/005 Watu Agung Prigen
10. 35.14.160.014.030-0302.0 Iswanto Dsn Ketapang Pekoren rembang
11. 35.14.140.007.008-0199.0 Sugianto / Tiani Ds Tanjungsari 05/014 Gunungsari Beji
12. 35.14.130.004.021-0337.0 Mukhammad Khoironi Jl Tugusari 14/005 Kepulungan Gempol
13 35.14.190.013.000-0357.7 Mat B Sirun Pateguhan Gondangwetan
....

#HADIAH SETRIKA#

1. 35.14.110.005.004-0160.0 Tohari P Nengseh Sebandung Selatan Sukorejo
2. 35.14.120.003.001-0047.0 Manuel Triwimbanu ST Kalitengah Karangjati Pandaan
3. 35.14.040.005.018-0095.0 Sudi Arbowo Sutin Sanggar 05/003 Wonokitri Tosari
4. 35.14.120.014.013-0290.0 Djumari / Karsiti Jl. DK Tudan Kemiri Sewu Pandaan
5. 35.14.160.013.019-0038.0 Nur Suud Dsn Watu Lunyu 10/001 Oro2 Ombo Kulon rembang
6. 35.14.120.007.005-0149.0 Edy Siswanto/Dewi Masitha Ds Jeruk Kuwek 10/007 Jogosari Pandaan
7. 35.14.110.011.005-0200.0 Mariyadi Dsn Kulon Embong 03/002 Suwayuwo Sukorejo
8. 35.14.140.012.009-0467.0 Kariati Jl Bakalan 01/005 Pagak Beji
9. 35.14.180.001.015-0094.0 Mulyadi Susukan 01/002 Susukanrejo Pohjentrek
10. 35.14.120.014.008-0045.0 Minati Jl. Dsn Begagah 01/002 Kemirisewu Pandaan
11. 35.14.150.013.006-0065.0 Akhiar Satak Kepuh 03/006 Manaruwi Bangil
12. 35.14.020.003.001-0086.0 Emiasih Ds Kletak 01/002 Ngadirejo Tutur
13. 35.14.220.008.000-1133.7 Tuplik Kambingan Rejo Grati
14. 35.14.200.016.008-0156.7 Akhmad Jarangan 01/007 Jarangan Rejoso
15. 35.14.010.004.005-0107.0 Riyami Putuk Cowek Purwodadi
16 35.14.020.003.006-0068.0 Hermanto Dsn Cemoro gading 04/001 Ngadirejo Tutur
17. 35.14.200.008.008-0219.0 Machali Petuguran Rejoso
18. 35.14.010.012.002-0003.0 P. Machfud Semambung 12/002 Capang Purwodadi
19. 35.14.010.012.002-0010.0 M. Umar Semambung 12/002 Capang Purwodadi
20. 35.14.130.009.014-0049.0 Ilyas Perum Gempol Citra Asri D 17 - 25/006 Bulusari Gempol
.....

Diduga Curang, Panitia Penyaringan dan Penjaringan Sekdes Karangasem Dipanggil DPR

Saat pertemuan dengan Komisi 1 DPRD Kab. Pasuruan

Pasuruan, Pojok Kiri
     Kecewa dengan hasil keputusan panitia penyaringan dan penjaringan Sekretaris Desa (Sekdes) Karangasem,  Wonorejo, para calon yang dinyatakan tidak lolos ngadu ke DPRD Kabupaten Pasuruan.
     Atas aduan ini, Senin, (23/09) sekira pukul 09.00 WIB, DPRD Kabupaten Pasuruan melalui Komisi 1 akhirnya memanggil panitia dan para calon.
     Selain panitia dan para calon, Kades Karangasem, Camat Wonorejo dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pasuruan juga turut hadir pada pertemuan tersebut.
     Catatan yanh diterima Pojok Kiri, ada 5 poin aduan yang disampaikan para calon kepada Komisi . Intinya adalah ketidaktransparanan panitia dalam proses penjaringan dan penyaringan.
     Menurut para calon, kesalahan panitia yang paling fatal adalah panitia tidak mengikuti aturan tahapan seleksi yang sudah diatur dalam Perbub pasuruan No 27 tahun 2017 pasal 8 ayat 3 yang isinya mengatur tahapan seleksi yang meliput ujian tertulis, penetapan hasil ujian, penyampaian hasil ujian, serta pengumuman hasil ujian.
Panitia bersama calon terpilih

     "Pada waktu proses ujian seleksi tanggal 9 September, panitia hanya mengumumkan hasil ujian para peserta secara global, jika melihat dari aturan tersebut, seharusnya panitia menetapkan dan menyampaikan hasil dari semua seleksi yang ada, baru kemudian diumumkan hasilnya, "ujar Warda salah satu calon.
     "Contoh kejanggalan terjadi pada saya. Dari Empat tahapan uji seleksi hanya tiga yang saya ikuti. Sementara pada seleksi penyampaian visi misi saya tidak mengikuti tahapan tersebut karena saya mengundurkan diri. Lucunya, hasil nilai ujian saya justru mendapat rangking kedua teratas. Cara menilainya bagaimana kok bisa tinggi, ”tambah Warda.
     Dalam aduan itu, para calon meminta Dua opsi untuk dilalukan. Pertama, membentuk panitia khusus untuk menyelidiki proses penjaringan dan penyaringan yang diduga sarat dengan kongkalikong, ke Dua, mendukung para calon untuk mengajukan gugatan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), agar bisa dilaksanakan ujian ulang.
     Sementara itu dari pihak panitia yang diketuai oleh Achmad Sutikno bersikukuh bahwa pihaknya sudah menjalankan proses dengan benar. Namun sayangnya, pada saat Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan meminta panitia untuk menunjukkan data saat proses pelaksanaan, panitia tidak bisa menunjukan. Bahkan sempat beberapa kali panitia ditegur oleh Ketua Komisi 1 karena dianggap tidak tertib di ruang rapat dan sering memotong pembicaraan tanpa ijin pimpinan rapat.
     Karena pihak panitia tidak bisa menunjukkan dokumen dan data yang diminta, Komisi 1 lalu menjadwalkan pemanggilan lanjutan kepada panitia dan pihak terkait.
     “Karena pihak panitia tidak bisa menunjukkan dokumen dan data yang kami minta, maka kami akan mempertemukan kembali semua pihak yang terkait pencalonan Sekdes ini. Saya harap dalam pertemuan nanti, panitia membawa dokumen otentik yang dibutuhkan, "tandas Ketua Komisi 1. Dr. Kasiman (yud)

Pilkades Kedungringin, Tak Ada Lawan, Incumbent Vicky Ditantang Sang Istri

Rizky Wahyuni saat mendaftar

Pasuruan, Pojok Kiri
     Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Pasuruan yang akan digelar pada 23 November 2019 mendatang akan menjadi ajang menarik untuk disimak. Pasalnya, di sejumlah desa ada calon-calon yang begitu ambisi untuk jadi, begitu kuat dengan kemungkinan jadi, termasuk ada yang asal nampang yang penting tercatat sebagai calon kepala desa.
     Selain itu, dari jumlah calon yang sudah mendaftar, dari batas jumlah calon yang maksimal 5 orang, di beberapa desa ada yang lebih dari itu, sehingga panitia Pilkades harus melalukan seleksi yang ketat secara administrasi.
     Namun demikian, ada juga desa yang justru minim calon karena alasan tidak berani mencalonkan jika melawan incumben yang dianggap begitu kuat.
     Salah satu desa yang menarik untuk ditengok adalah Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Di desa ini, hingga batas pendaftaran pada 12 September lalu, panitia hanya mengantongi dua nama pendaftar.
     Dua nama itu masing-masing seorang perempuan bernama Rizky Wahyuni usia 28 tahun asal Dusun Gersikan, dan seorang laki-laki bernama Vicky Ariyanto, usia 31 tahun yang juga asal Dusun Gersikan.
Vicky Ariyanto Cakades Incumben saat mendaftar

     Untuk pendaftarannya, Rizky Wahyuni melakukan pada Senin, 09 September, sedang Vicky Ariyanto mendaftar pada Rabu, 11 September.
     Lantas siapa ke Dua sosok ini? Di sinilah menariknya, ternyata antara Rizky Wahyuni dan Vicky Ariyanto tak lain adalah suami istri. Keduanya selama ini tinggal satu rumah dengan alamat yang sama sebagai suami istri.
     Setiap hari Rizky Wahyuni melayani Vicky dalam kapasitas sebagai istri, serta mendampingi sebagai ibu Kades, karena Vicky selama ini menjabat sebagai Kades di Desa Kedungringin.
     Kenapa bisa sang istri harus bertarung dengan suami sendiri, apakah sang istri ingin jadi Kades? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Catatan Pojok Kiri, di Desa Kedungringin, Vicky yang berstatus incumbent tidak ada yang percaya diri untuk melawan. Bahkan warga Kedungringin memaksa Vikcy untuk maju.
      Vicky sendiri awalnya sudah tidak mau maju lagi menjadi Kades, ia mengaku ingin istirahat. Namun niat Vicky ini justru berbuah demonstrasi warga yang memaksa Vicky untuk tetap maju sebagai Kades. Alasannya, selama menjabat, Vicky sangat memuaskan hati masyarakat.
    Vicky yang akhirnya kembali maju demi masyarakat akhirnya tiada lawan. Demi menjaga agar Pilkades berimbang, maka sang istri pun diminta masyarakat untuk ikut maju.
     Lantas, apakah Vicky Ariyanto sang incumbent akan tumbang dan kalah suara melawan sang istri? Tunggu tanggal mainnya. (Lis)

Nyalon Kades, H. Kasiyan Warga Dusun Tamanan, Oro-Oro Ombo Kulon Disambut Hangat Panitia#Janjikan Birokrasi Cepat Dan Transparan

H. Kasiyan saat diterima panitia

Pasuruan, Pojok Kiri
     Suasana balai desa Oro-Oro Ombo Kulon, Kamis sore (12/09) sekira pukul 14.00 WIB terdengar begitu ramai. Suara tawa dan candaan terdengar dari sejumlah orang yang ada di tempat itu.
      Pojok Kiri yang kebetulan mampir berusaha mencari tahu ada kejadian apa sehinga orang-orang tampak tertawa gembira.
     Rupanya suara tawa dan canda itu muncul tatkala ada salah satu warga yang sore itu mendaftar sebagai kepala desa.
     Tahun ini Desa Oro-Oro Ombo Kulon merupakan salah satu desa di Kabupaten Pasuruan yang turut menyelenggarakan pesta rakyat berupa pemilihan kepala desa.
H.Kasiyan bersama istri

     Kamis (12/09) adalah hari terakhir pendaftaran setelah dibuka tanggal 03 September lalu.
     Di hari terakhir ini, seorang warga asal Dusun Tamanan, Desa Oro-Oro Ombo Kulon bernama H. Kasiyan rupanya datang mendaftar. Ia ditemani istrinya bernama Hj. Millah dan tim datang menemui panitia di balai desa.
     Kedatangan H. Kasiyan inilah yang membuat suasana balai desa menjadi penuh tawa. Rupanya pria 50 tahun dengan background pengusaha ini memiliki karakter suka bergurau dan ramah. Banyak candaan yang muncul saat mendaftar, sehingga membuat panitia menerima dengan sangat hangat dan bahagia.
     Tak hanya membuat suasana penuh tawa, saat datang mendaftar, H. Kasiyan juga membuat panitia menjadi kenyang. Sebab kedatangannya ke balai desa tidak tangan kosong, H. Kasiyan juga membawa tumpeng cukup besar.
     Suasana semakin hangat ketika seluruh panitia dan yang hadir ikut sama-sama mengamini do'a H. Kasiyan yang ingin memajukan Desa Oro-Oro Ombo Kulon dengan menjabat sebagai Kepala Desa.
Bersama panitia dan staf desa bedoa bersama

     Sementara itu, H. Kasiyan saat ngobrol dengan Pojok Kiri menyampaikan alasan niatnya maju mencalonkan diri menjadi Kepala Desa.
    Catatan dari H. Kasiyan, ia punya visi terwujudnya pelayanan publik yang transparan, akuntabilitas, menuju masyarakat Desa yang maju, aman, tentram dan sejahtera.
     Sedang untuk misi-misinya jika ia terpilih terdapat 5 catatan, Pertama neningkatkan pelayanan dasar terutama pelayanan kesehatan dan pendidikan dengan mengintegrasikan pendidikan formal dan non formal, sebagai wujud aflrmasi pendidikan karakter sebagaimana yang ada di Kabupaten Pasuruan, ke Dua, menciptakan kondisi masyarakat yang aman, tertib, guyub, rukun dalam kehidupan bermasyarakat dengan berpegang teguh pada prinsip-prinsip agama dan budaya yang ada, ke Tiga, memberdayakan potensi yang ada di masyarakat yang meliputip emberdayaan sumber daya manusia (SDM) terutama perempuan dan generasi muda, pemberdayaan sumber daya alam (SDA) yang ada, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan.
     Untuk catatan ke Empat, menurut H. Kasiyan, ia ingin mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintah desa meliputi penyelenggaraan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, pemberiaan pelayanan yang adil, cepat, tepat, benar dan tanpa pungutan, pelaksanaan pembangunan desa yang berkesinambungan dengan mengedepankan musyawarah dan gotong royong masyarakat.
     Untuk catatan terakhir misi dari H. Kasiyan adalah melanjutkan program-program Pemerintah Desa Oro-Oro Ombo kulon periode sebelumnya, sebagaimana yang tercantum dalam dokumen RPJMDes Desa Oro-Oro Ombo Kulon. (Lis)
KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas