RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Urusan Perut Jadi Biang Kejahatan Jalanan, Prioritas Kapolres Baru Untuk Cari Solusinya

Baca Juga

Lebel: Kapolres Pasuruan Baru

Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto

Pasuruan, Pojok Kiri
     Warga Kabupaten Pasuruan selama ini sudah merasakan bagaimana  kejahatan jalanan (street crime) yang salah satunya begal sangat sering terjadi dan sudah masuk ketegori meresahkan.
     Kasus-kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) selama ini sangat mendominir dalam kegiatan rilis di Polres Pasuruan, termasuk yang dipublish masyarakat melalui dunia maya.
     Laporan-laporan adanya kejadian begal, motor hilang, dan sejumlah kasus lain setiap saat selalu muncul yang intinya kejahatan jalanan ini memang sudah menjadi hantu di tengah-tengah masyarakat.
     Puluhan bahkan ratusan laporan terkait kasus kehatan jalanan inilah yang saat ini menjadi prioritas Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto yang baru menjabat selama 4 hari untuk mencari solusi bagaimana memberantasnya.
    Di hadapan puluhan wartawan dalam acara perkenalan, Kamis malam (03/10) di sebuah rumah makan kawasan Beji, Kapolres menegaskan, untuk prioritas pertama yang menjadi konsentrasi tugasnya adalah mencari titik masalah kenapa kejahatan jalanan sangat tinggi di Kabupaten Pasuruan.
     Catatan Kapolres saat bertanya kepada para pelaku curat, curas, dan curanmor yang berhasil ditangkap, menurutnya rata-rata pengakuan mereka melakukan kejahatan karena untuk makan.
     "Ini yang akan saya prioritaskan, mencari akar masalah dan mencari solusi agar kejahatan jalanan bisa terminimalisir, "ujar Kapolres.
     Sebenarnya, lanjut Kapolres jika kejahatan yang dilakukan karena perkara perut, maka yang harus bertanggungjawab adalah semua pihak. Kenapa ada warga yang sampai tidak bisa makan lalu terpaksa berbuat kejahatan.
     "Pada dasarnya yang bertanggungjawab adalah kita semua. Yang salah ya kita semua. Untuk itu, kami akan coba menggandeng pemerintah guna lebih fokus menciptakan lapangan kerja agar tidak ada lagi perbuatan jahat dilakukan  dengan alasan tidak bisa makan, "tukas Kapolres.
     Namun demikian, selain tindakan prefentif yang dikedepankan, pihaknya tetap akan menindak tegas kepada pelaku kejahatan.
     "Langkah prefentif yang coba kami kedepankan, namun tetap, kejahatan harus ditindak secara tegas. Artinya langkah sosial lebih kami jadikan pegangan, selain tindakan tegas sebagai bentuk pemberian efek jera, "tukas Kapolres, AKBP Rofiq Ripto. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas