RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Menengok 'Raja-Raja' Kecil Di Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan (1) #Siapa Paling Berkuasa, Pelayan Apa Yang Dilayani?

Baca Juga

Lebel : DPRD Kabupaten Pasuruan

Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan (Copy Foto by google)



Pasuruan, Pojok Kiri
     Jika kita memasuki lingkungan kantor DPRD Kabupaten Pasuruan yang terletak di Raci, Bangil, ada kesan bahwa gedung rakyat itu yang mendominir adalah para wakil rakyat yang difasilitasi ruang fraksi, ruang komisi dan ruang rapat.
     Setiap hari para wakil rakyat ini diladeni oleh sekretariat mulai dijaga kebersihan ruangan, diberi makan minum, kue ringan, termasuk makan siang atau jamuan makan khusus jika ada giat rapat tertentu.
     Lalu dengan pelayanan yang diberikan kepada anggota Dewan ini lantas menjadikan mereka sebagai raja? Tentu saja tidak. Sebab semua anggaran untuk penyediaan makanan, minuman, perawatan kantor dan lain-lain bukan anggota dewan yang mengatur. Mereka hanya menerima perlakuan pelayanan baik sesuai haknya, semuanya sudah terukur termasuk jika ada kunjugan dinas atau study banding ke luar kota. Anggaran perjalanan dinasnya semua sudah terukur sesuai aturan yang ditetapkan.
     Para anggota dewan ini pokok menerima saja. Ada kue dimakan, dikasih minuman kopi atau air putih ya diminum, ada nasi kotak atau nasi jenis lain entah darimana belinya dan berapa harganya mereka juga tidak tahu bahkan tak mau tahu. Pokok disediakan makanan ya dimakan, atau kalau kenyang ya ditaruh saja di atas meja.
     Jika ada yang mengatakan, bukankah kerja dewan diatur-atur sendiri? Pertanyaan itu benar adanya. Sebab semua kegiatan Dewan diagendakan melalui rapat oleh Badan Musyawarah (Bamus). Dimana mereka mengatur sendiri jadwal kegiatannya. Namun dalam hal ini dewan hanya mengatur jadwal saja, untuk penganggaran akan mengikuti yang semuanya dikelola oleh sekretariat.
     Catatan pentingnya, ketika anggota dewan menjdwal kegiatan, maka anggaran akan mengikuti, termasuk kebutuhan makan minum (mamin) dan sebagainya yang menunjang kegiatan tersebut.
     Dapat disimpulkan, dalam posisi ini anggota dewan hanya menjadwal dan menyampaikan kebutuhan demi menunjang kegiatannya. Misal mau kunjungan ke luar kota, maka butuh armada termasuk akomodasi di kota yang dituju itu, juga uang perjalanan dinas serta kebutuhan makan dan minum yang semuanya sudah dirinci nilainya.
     Siapa yang merinci kebutuhan anggarannya, selain pimpinan dewan yang memang harus tahu untuk rincian kebutuhannya, yang paling paham adalah sekretariat. Sebab sekretariat inilah yang akan mencarikan tempat istirahat anggota dewan di hotel mana, makan dimana dan sebagainya. Anggota dewan tahunya berangkat, dapat uang perjalanan dinas, menikmati hotel yang disediakan termasuk makan minum yang tinggal ambil tanpa tahu bahkan tak peduli berapa budget untuk kebutuhan itu.
    Ketika bicara soal kebutuhan keuangan, tentu ada bagian keuangan yang mengatur sirkulasi uang tersebut. Ketika bicara soal kebutuhan akomodasi, makan minum serta kebutuhan lain yang menunjang kegiatan dewan, tentu ada bagian umum yang menangani itu.
     Bagian-bagian inilah yang punya peran besar mengatur kuangan dalam kegiatan anggota dewan. Bagian-bagian ini yang tahu persis berapa nilai yang dibutuhkan, mulai makan minum, kebersihan kantor dewan, kebutuhan kegiatan dewan dalam kantor atau luar kantor, dalam kota atau luar kota, dan lain sebagainya.
     Lantas bagian-bagian yang masuk dalam sekretariat atau bahasa kasarnya pelayan dari para anggota dewan ini tidak lebih berkuasa dari anggota dewannya sendiri? Apakah dari semua kegiatan yang dijalankan dewan dengan anggaran yang dikeluarkan mereka hanya gigit jari? Tunggu edisi berikut. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas