RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Demo Desak Kejaksaan Usut Kasus Dispora Gagal, Wartawan Dibuat Balik Kucing

Baca Juga

Ilustrasi (By Google)

Pasuruan, Pojok Kiri
     Dalam Tiga hari lalu, menyebar sebuah pemberitahuan demo alias unjuk rasa oleh masyarakat yang menamakan diri Gerakan Bersatu Rakyat Kabupaten Pasuruan (GEBRAK) dengan tujuan salah satunya kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan. Tujuan demo ke kejaksaan ini untuk mendesak agar Kejari Kabupaten Pasuruan segera mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Dinas Pemuda dan olahraga (Dispora).
    Namun rencana demo kantor kejaksaan yang dijadwal pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB yang sempat booming di kalangan wartawan itu tidak terbukti ada.
    Sejumlah wartawan yang menunggu kedatangan para pendemo di kantor kejaksaan terpaksa harus duduk sambil ngopi dengan wajah kebingungan. Kemana para pendemo ini.
    Paul salah satunya. Wartawan TV swasta ini mengaku sejak pagi sudah menunggu aksi demo di kantor Kejari Kabupaten Pasuruan di Raci. Namun hingga siang, ternyata pendemo tidak terlihat datang. Demikian juga dengan Adim salah satu wartawan media cetak dan online. Ia hanya bisa bernafas besar ketika sang pendemo benar-benar tidak datang ke kantor kejaksaan.
     "Saya saja menunggu sejak pagi, ternyata sepi, tidak ada pendemo yang datang, "ungkap Paul dan Adim.
     Pojok Kiri yang juga sempat mengetahui adanya pemberitahuan demo sudah membayangkan akan ada aksi yang bisa memacetkan jalan raya Raci. Sebab dalam pemberitahuan demo itu, disebut bentuk kegiatan yang dilakukan berupa pawai, longmarch, pembagian selebaran, mimbar beas dan lain-lian. Artinya aksi demo ini sangat serius dan besar.
     Akan tetapi wartawan dibikin kecewa. Demo ke kantor kejaksaan untuk mendesak pengusutan kasus Dispora ternyata tidak terbukti ada sebagaimana pemberitahuan yang menyebar.
     Sementara itu, Kasi Intel Kejari Kabupaten Pasuruan, Erfan mewakili Kajari H.M Noor HK mengaku berterimakasih atas dukungan masyarakat atas penegakan hukum yang dilakukan ileh pihaknya. Menurut Erfan, jadi atau tidaknya demo tidak mengubah proses hukum yang dilalukan oleh kejaksaan.
    "Didemo atau tidak, kejaksaan akan melakukan proses hukum sesuai SOP, jadi tidak ada masalah. Yang pasti adanya rencana demo itu sangat kami apresiasi, artinya masyarakat memberikan dukungan dan perhatian kepada pihak kami, "ujar Erfan. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas