Jum'at Keramat Sudah Tiada, Ada Kabar Mutasi Akan Dipercepat

Baca Juga

Ilustrasi ( by google)



Pasuruan, Pojok Kiri
     Kasak kusuk soal rencana mutasi di tubuh pegawai Pemkab Pasuruan kian menarik. Pasalnya, kini muncul informasi baru yang bertebaran di internal pegawai Pemkab Pasuruan, bahwa rencana pelaksanaan mutasi tidak lagi dilakukan pada hari Jum'at. Artinya informasi pelaksanaan pada Jum'at 12 Juli kemungkinan besar gagal.
    Yang terbaru, disebut dalam informasi yang sampai ke telinga Pojok Kiri, bahwa pelaksanaan mutasi akan dipercepat antara hari Rabu, 10 Juli dan Kamis 11 Juli 2019.
     Fenomena perubahan informasi begitu cepat ini sepertinya sengaja dihembuskan oleh orang-orang tertentu agar terkesan informasi internal Pemkab Pasuruan tidak mudah bocor.
     Lepas dari itu, mutasi yang ditunggu-tunggu banyak pihak ini sudah membuat berdebar para pegawai Pemkab Pasuruan khususnya di level bawah.
    Para staf Pemkab Pasuruan ada yang begitu khawatir mendapat pimpinan yang tidak pas atau yang tidak diharapkan.
     Sementara, untuk level atas juga ada sebagian yang begitu gundah, putus asa, serta ada juga yang sangat percaya diri. Sebut saja Gunawan Plt Kepala Dinas Sosial. Ia yang selama ini berusaha menjalankan tugas dengan baik, keilmuannya juga linier dengan perkerjaan yang ditangani, justru disebut tetap tidak akan didifinitifkan alias akan tetap ditaruh pada jabatan semula yakni sekretaris di dinas yang berbeda. Dalam hati Gunawan, "apa salah saya".
     Sedangkan, Munib, Kadispora yang saat ini masih ada kasus hukum yang ditangani kejaksaan kabarnya tetap akan mendapat tempat yang enak. Ia konon akan menempati jabatan sekretaris dewan menggantikan Khasani. Munib tentu saja sangat percaya diri, kenapa dan kok bisa? Adakah pengaruh orang luar terkait ini?
    Untuk diketahui, berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 5 Tahun 2019 tentang tata cara pelaksanaan mutasi. Disebutkan, intansi pemerintah menyusun perencanaan mutasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungannya, dengan memperhatikan beberapa aspek, yakni kompetensi, pola karier, pemetaan pegawai, kelompok rencana suksesi,  perpindahan dan pengembangan karier, penilaian prestasi kerja/kinerja dan perilaku kerja, kebutuhan organisasi, dan sifat pekerjaan teknis atau kebijakan tergantung pada klasifikasi jabatan.
     Apakah Baperjakat murni mengacu pada aturan itu dalam menempatkan pegawainya. Ataukah masih bisa dibobok-obok oleh orang kuat dari luar? (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas