Seragam Gratis Dicantumkan Di List, Kepsek SMAN 1 Pandaan Akui Salah

Baca Juga



List seragam yang dijual di SMAN 1 Pandaan


Pasuruan, Pojok Kiri
     Terkait penyodoran bayar uang senilai Rp. 2. 640. 000 di SMAN 1 Pandaan yang di dalamnya terbagi uang seragam senilai Rp 1, 4 jutaan dan sisanya untuk dana peningkatan mutu (DPM) sempat mendapat sorotan banyak pihak pasca muncul pemberitaan di koran dan online Pojok Kiri.
      Kepsek SMAN 1 Pandaan, Luki kepada Pojok Kiri, Rabu (26/06) mengaku telah banyak menerima telepon dari masyarakat baik perorangan maupun lembaga swadaya (LSM) menanyakan hal itu.
     "Kami banyak terima telephon menanyakan terkait pemberitaan itu. Kami jawab apa adanya bahwa pemberitaan itu benar. Saya juga jelaskan secara detail kenapa seragam langsung kita sodorkan. Intinya saat mulai aktif sekolah agar semua siswa memakai seragam saja, "kata Luki.
     Sementara itu, ada catatan dari wali murid yang menyoal kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), bahwa untuk seragam abu-abu putih dan pramuka diberikan secara gratis. Nyatanya di SMAN 1 Pandaan justru dimasukkan dalam list seragam yang harus dibayar.
     Dalam hal ini Luki mengakui ada kesalahan dalam pencatatan list. Menurutnya untuk seragam abu-abu putih dan pramuka, sesuai program Pemprov Jatim akan diberikan secara gratis. Hanya waktu pemberiannya masih sekitar Oktober hingga November nanti menunggu proses pengadaan. Sementara dikatakan Luki, ada sejumlah wali murid yang minta seragamnya segera dibagi.
     "Kami akui ada kesalahan dalam pencatatan listnya. Pemikiran kami sederhana, agar semua siswa segera menjahitkan seragamnya untuk dipakai saat sudah aktif masuk sekolah. Kalau menunggu Oktober-November kan lama, akhirnya abu-abu putih dan pramuka masuk dalam catatan itu, "terang Luki.
     Seiring dengan itu, Luki mempersilahkan kepada wali murid yang keberatan terkait seragam abu-abu putih dan pramuka yang sudah terlanjur dibeli untuk dikembalikan.
    "Karena sudah terlanjur, silahkan yang mau mengembalikan, nanti kita ganti uangnya. Sekitar Oktober-November akan diberikan secara gratis. Tetapi selama aktif Juni hingga September, bagi yang tidak pakai seragam jangan malu dengan siswa lain, "ujar Luki.
      Untuk seragam abu-abu putih dan pramuka jika memang ada yang mengembalikan, Luki mengaku tetap akan membuka bagi yang mau beli. Seragam itu nantinya akan ditaruh di koperasi sekolah.
    "Yang mau beli kami sediakan di koperasi sekolah. Kami tidak memaksa bagi yang mau beli, "ujarnya.
     Memang pada ajaran baru saat ini, ada kebijakan Pemprov Jatim yang memberikan SPP dan seragam gratis. Akan tetapi petunjuk teknis (Juknis) dari penerapannya disebut baru akan turun Kamis, 27 Juni 2019.
     Mengingat mendesaknya waktu untuk dimulai proses belajar mengajar, sedang Juknis turunnya lambat, sisi lain sekolah berharap semua siswa saat masuk sudah berseragam, sebagian sekolah menerapkan kebijakan cepat dengan menyodorkan seragam untuk dibeli saat daftar ulang agar bisa segera dijahitkan. Salah satunya SMAN 1 Pandaan. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas