RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Rencana Penggusuran Bangunan Di Bantaran Kali Mati Dianggap Hoax? #Kades Kedungringin: Pemkab Pasuruan Tak Pernah Sosialisasi Ke Warga Secara Langsung

Baca Juga

Kades Kedungringin, Vicky

Pasuruan, Pojok Kiri
     Rencana Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Berantas untuk memanfaatkan kali mati yang melintas di kawasan Desa Kedungboto, Kedungringin, Cangkringmalang, Kecamatan Beji, serta sebagian wilayah di Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan demi meminimalisir dampak banjir saat musim hujan sejak 2018 lalu sudah dikumandangkan.
     Namun tak adanya sosialisasi langsung ke warga, dan hanya memanfaatkan perangkat desa sebagai corongnya membuat situasi di bawah panas dan terkesan perangkat di adu domba dengan warga.
     Kades Kedungringin, Vicky Ariyanto kepada Pojok Kiri, Senin (01/07) mengatakan, saat ini di warga ada yang percaya ada yang tidak.
     "Banyak diantara mereka yang menganggap informasi yang kami sampaikan itu hoax. Sebab selama ini yang turun ke warga hanya kami dalam arti desa yang menugaskan perangkat. Sementara dari pihak Pemkab Pasuruan tidak pernah mengundang warga langsung untuk sosialisi, "ungkap Vicky.
     Vicky mengaku selalu menyampaikan kepada warga untuk siap-siap jika sewaktu-waktu rumahnya digusur. Ia juga sudah menghimbau agar warga tidak membangun rumah di lokasi yang akan dikeruk itu. Namun menurut Vicky, upaya mereka dianggap hoax oleh masyarakat karena pihak Pemkab Pasuruan dan BBWS tidak pernah turun langsung
     "Kami ini berhadapan langsung dengan warga. Saat kami memberi himbauan agar jangan ada yang bagun rumah di lokasi kali mati itu, kami dikira benci dengan mereka, jadi saat ini banyak yang terus bangun rumah, padahal himbauan terus kami lakukan. Kuncinya Pemkab harus turun langsung menyampaikan kepada warga. Undang mereka, lalu sampaikan, "ucap Vicky.
     Dijelaskan Vicky, sejak ada wacana memfungsikan kembali kali mati pada 2018 lalu, dan rencananya akan dilakukan pengerukan pada 2021. Warga sudah banyak yang sadar dan siap-siap untuk mencari lokasi tempat tinggal baru. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, tidak adanya langkah Pemkab Pasuruan turun dan mensosialisasikan langsung kepada warga, hal ini akhirnya dianggap sebagai berita bohong alias hoax.
     Lepas dari itu, sebagaimana informasi yang didapat Pojok Kiri sejak 2018 lalu serta ditegaskan oleh Kades Kedungringin Vicky, rencana memfungsikan kembali kali mati ini akan menggusur ratusan bangunan rumah penduduk serta fasilitas umum seperti sekolah, masjid, makam, jalan desa. Jumlah totalnya mencai 500 lebih, dan terbanyak ada di Desa Kedungringin. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas