Seusai AD/ART, PDI Perjuangan Pastikan Andri Wahyudi Jadi Wakil Ketua DPRD

Baca Juga

Andri Wahyudi, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, Pojok Kiri
      Pengumuman nama-nama Caleg yang lolos ke Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan di Raci sejauh ini memang belum dilakukan oleh KPU, akan tetapi soal bocoran siapa saja yang sudah dipastikan duduk menjadi anggota DPRD sudah menjadi konsumsi publik termasuk partai mana yang akan mendapat jatah kursi pimpinan dari jumlah kursi yang diperoleh.
      Dari catatan yang sudah beredar di masyarakat berdasarkan hasil akhir hitungan KPU Kabupaten Pasuruan, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan akan mendapat jatah ketua DPRD karena mampu meraih kursi terbanyak dengan bilangan 15 kursi.
     Kemudian pada urutan yang ke Dua adalah PDI Perjuangan. Partai besutan Megawati Sukarno Putri ini di Kabupaten Pasuruan mampu mengambil hati rakyat, sehingga perolehan kursinya naik dari Pemilu sebelumnya yang hanya 7 kini menjadi 8 kursi.
     Yang ke Tiga adalah Gerindra, sebagaimana yang sudah diulas Pojok Kiri, partai ini mendapatkan 7 kursi, sehingga akan mendapat jatah pimpinan dalam kapasitas sebagai Wakil Ketua DPRD dengan embel-embel Wakil Ketua Dua.
     Yang Ke Empat adalah Partai Golkar. Partai ini mendapatkan jumlah kursi yang sama dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), yakni 6 kursi. Hanya saja sebagaimana informasi yang beredar, Partai Nasdem kalah jumlah suara, sehingga yang akan dapat jatah kursi Wakil Ketua DPRD adalah Partai Golkar.
     Sebelumnya Pojok Kiri telah membahas Dua partai tentang mekanisme penempatan kadernya untuk duduk sebagai pimpinan DPRD. Untuk PKB yang sudah pasti mendapat jatah ketua sebagaimana dikatakan ketua DPC Irsyad Yusuf, prosesnya akan digodok di rapat pimpinan DPC, kemudian dimintakan rekomendasi ke DPP melalui DPW.
     Sementara Gerindra yang mendapat jatah Wakil Ketua Dua sebagaimana dikatakan H. Sutrisno sang ketua DPC Kabupaten Pasuruan, jatah Wakil Ketua akan diberikan kepada peraih suara terbanyak.
     Bagaimana dengan PDI Perjuangan dan Golkar?
     Saat ini Pojok Kiri masih mengulas pada PDI Perjuangan yang berdasarkan kursinya mendapat jatah Wakil Ketua Dua di DPRD Kabupaten Pasuruan.
     Dalam perbincangan Pojok Kiri dengan Andri Wahudi terkait hal ini minggu lalu, pria yang karib disapa Andre ini menegaskan, bahwa untuk PDI perjuangan mekanisme penempatan pimpinan DPRD sudah diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), bahwa yang menempati adalah pengurus DPC.
     "Levelnya mulai ketua DPC, jika berhalangan akan turun ke Sekretaris, dan seterusnya. Jadi jelas, untuk jabatan Wakil Ketua dalam Pileg 2019 ini ketua DPC yang akan menduduki. Pada Pemilu 2014 lalu ketua DPC jadi anggota Dewan di tingkat Propinsi, itu hakikatnya berhalangan, sehingha wakil ketua dijabat sekretaris. Tapi syarat pentingnya, siapapun itu harus sebagai calon jadi. Ga lucu kalau dalam hitungan namanya tidak lolos jadi anggota Dewan, ngotot jadi pimpinan. Secara aturan juga tidak bisa, "ujar Andri Wahyudi.
     Untuk diketahui, catatan suara yang diperoleh Andri Wahyudi pada Pileg 2019 ini mencapai 15.336, di internal PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan, suara Andre adalah yang tertinggi. Ia juga saat ini menjabat sebagai ketua DPC.
     Dapat disimpulkan, Andri Wahyudi dipastikan dari sisi AD/ART akan menempati jabatan Wakil Ketua dengan percaya diri alias PD karea suaranya juga unggul di internal partainya. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas