Pemuda Pelopor Binaan Dispora Kabupaten Pasuruan Ciptakan Kreasi Bonggol Pisang Dijadikan Makanan

Baca Juga

Tim Deputi Kepemudaan, Kemenpora saat datang langsung ke Puspo didampingi tim dari Dispora Kabupaten Pasuruan



Pasuruan, Pojok Kiri
     Dalam rangka mendukung dan melaksanakan kegiatan Pemuda Pelopor Pembangunan Desa (P3D), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan terus melakukan pendekatan kepada para pemuda desa untuk diajak membangun desanya melalui kepeloporan mereka.
    Ada Dua point yang ditekankan dalam pendekatan kepada para pemuda ini, yang pertama yakni penekanan untuk mewujudkan pemuda anti narokoba atau yang disingkat Pusaka, yang kedua P3D itu sendiri.
     Terkait P3D ini, Dispora Kabupaten Pasuruan memiliki banyak program kegiatan yang sudah dilakukan maupun yang belum dilakukan, diantaranya Jambore pemuda pelopor, Bimtek tas rajut, dan sejumlah kegiatan lain.
    Sementara itu, dari sekian banyak kegiatan yang sudah maupun yang belum dilaksanakan oleh Dispora, ada catatan menarik yang didapat Pojok Kiri, yakni adanya pemuda pelopor wilayah Puspo yang mampu mengharumkan desanya, termasuk mengharumkan nama Kabupaten Pasuruan.
Kadispora, Abdul Munif

     Adalah pemuda asal Desa Kebontengah, Desa Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan bernama M. Fawaid Atoillah (18) dan M. Andy Prasandy (18) yang merupakan anggota dari Komunitas Kebontengah (Kompak), mereka dengan komunitasnya mampu membuat inovasi bermanfaat dengan menciptakan menu makanan baru menggunakan bahan baku Bonggol pohon pisang yang selama ini dianggap sebagai limbah organik.
    Menu makanan cukup sensasional yang diciptakan oleh pemuda Puspo dari bonggol pisang ini teridir 3 macam, yakni keripik bonggol pisang, kerupuk, serta tepung bahan baku makanan balita dan kue brownis.
    Adanya kreasi pemuda pelopor yang merupakan binaan dari Dispora ini mampu memikat hati Pemprov Jatim, sehingga menu makanan dengan bahan dasar bonggol pisang ini didapuk sebagai juara dalam lomba Program Inovasi Kreativitas Pemuda Teknologi Tepat Guna Tingkat Pemprov Jatim pada 2018 lalu.
    Kini para pemuda Puspo yang tergabung dalam Kompak mendapatkan kehormatan dari Pemprov Jatim untuk ikut berlaga dalam ajang Program Inovasi Kreativitas Pemuda Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional mewakili Jawa Timur pada tahun 2019.
     Adanya kreasi dari para pemuda pelopor ini membuat tim dari Kemenpora tertarik untuk melihat langsung proses produksinya.
     Pada Kamis (16/05) lalu, Deputi Kepemudaan, Kemenpora datang langsung ke Puspo didampingi tim dari Dispora Kabupaten Pasuruan sekaligus memberikan motivasi.
     Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pasuruan, Abdul Munif kepada Pojok Kiri, Senin (20/05 mengatakan, P3D ini merupakan program unggulan Bupati dan Wabub Pasuruan dengan target pemuda selalu taratah dalam giat positif, mandiri, serta mampu merikrut tenaga kerja di wilayahnya.
   "Program ini adalah program berkesinambungan yang juga didukung OPD terkait.Tentunya Dispora tidak akan mampu berjalan maksimal jika tidak didukung dari para OPD lain. Jadi semua OPD saling sinergi, "ujarnya. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas