Kepemimpinan Gerindra Kabupaten Pasuruan Hebat! Sang Ketua DPC Hargai Perolehan Suara Terbanyak Duduki Jabatan Pimpinan Dewan

Baca Juga

Abah Sutris, Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, Pojok Kiri
     Jika kubu sebelah peraih kursi terbanyak di Kabupaten Pasuruan bilang ga mesti suara terbanyak otomatis duduki jabatan ketua DPRD, hal ini berbeda dengan partai berlogo garuda Gerakan Indonesi Raya (Gerindra).
     Partai besutan Prabowo Subianto ini memiliki hati dan kebijakan elegan untuk menghargai kadernya yang sudah berjuang dengan keras bermodalkan tenaga, pikiran bahkan bercucuran air mata serta butuh materi tak sedikit untuk mampu meraih suara maksimal.
     Di Kabupaten Pasuruan, partai Gerindra yang Dewan Pimpinan Cabang (DPC)-nya dipimpin H. Sutrisno atau yang populer disapa Abah Sutris menerapkan kebijakan elegan, rasional dan meng-orangkan kepada peraih suara terbanyak di pemilihan anggota legislatif (Pileg).
     Menurut Abah Sutris yang juga 'Gak Isoan', saat ini perolehan kursi DPRD Kabupaten Pasuruan hasil hitung akhir KPU Kabupaten Pasuruan adalah 7 kursi. Dengan jumlah itu, maka Gerindra dapat dipastikan akan mendapatkan jatah Pimpinan DPRD dengan kapasitas Wakil Ketua.
     Lalu siapa yang punya hak untuk menempati jabatan bergengsi itu? Ini kata Abah Sutris.
     "Di Partai Gerindra kebijakan yang dibuat adalah menghargai Caleg yang memperoleh suara terbanyak. Artinya, siapapun kader Gerindra yang maju sebagai Caleg dan mendapatkan suara terbanyak, itu yang berhak menempati posisi Wakil Ketua yang saat ini sudah menjadi jatah Partai Gerindra, "ujar Abah Sutris, Minggu (05/05).
     Siapa orangnya? Tentu saja yang akan naik sebagai Wakil Ketua Dari Gerindra adalah M. Rusdi Sutedjo yang naik dari Dapil 1 meliputi Bangil, Beji dan Gempol. Dalam hal perolehan suara di internal Gerindra, Rusdi Sutedjo menempati suara tertinggi dengan jumlah 17.800 suara. Suara yang diperoleh Rusdi Sutejo ini juga merupakan suara terbanyak se Kabupaten Pasuruan melampaui suara Caleg Partai lain.
     Abah Sutris menambahkan, dengan kebijakan menempatkan suara terbanyak untuk memperoleh jabatan pimpinan, hal ini dikatakannya akan menjadi penyemangat bagi kader lain pada Pemilu selanjutnya untuk berjuang guna memperoleh suara terbanyak.
     "Hal ini juga akan menjadi keuntungan partai, karena semakin banyak suara yang diperoleh, otomatis suara partai ikut tedongkrak, "kata Abah Sutris.
     "Kalau kita tidak menghargai Caleg dengan perolehan suara terbanyak, takutnya malah membuat mental Caleg lemah, dan tidak bersemangat. Lebih parah lagi kalau sampai hengkang ke partai lain, kan kita sendiri yang rugi, "imbuhnya. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas