Jalan Rusak Parah, Warga Tutur Colek Pemkab Pasuruan

Baca Juga

Kondisi jalan yang rusak parah

Pasuruan, Pojok Kiri
     Jalan Kabupaten Pasuruan di Kecamatan Tutur yang menghubungkan Desa Gendro dengan Desa Blarang dan Kayukebek sudah lama mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat warga sangat tidak nyaman saat melakukan aktivitas sehari-hari.
     Pojok Kiri yang mendatangi lokasi jalan tersebut didampingi Kapolsek Nongkojajar, AKP Sukiyanto, Kamis (23/05) melihat fakta kerusakan jalan itu. Jika di ukur, panjang kerusakan mencapai 500 meter.
     Sukarlan, warga setempat yang menunjukkan lokasi jalan tersebut berharap pihak Pemkab Pasuruan segera melakukan perbaikan. Sebab menurutnya, selama ini warga juga taat ketika ditarik membayar pajak.
    "Kalau pajak tidak pernah telat, tapi jalan masyarakat dibiarkan rusak, ya kan tidak benar, "ucap Suparlan dengan nada lugu.
     Sukiyanto, sang Kapolsek Nongkojajar menambahkan, jalan yang rusak tersebut sangat licin dan membahayakan. "Apalagi pas hujan, "ungkapnya.
     Untuk memberikan tanda sekaligus bentuk protes, di jalan rusak itu warga menanam pisang pohon yang juga ditempeli tulisan 'PAJEK TELAT DIDENDO, DALAN AJUR DIJARNO'.
     Lepas dari itu, Pemkab Pasuruan melalui Dinas Binamarga pernah menyampaikan ke Pojok Kiri, bahwa tahun ini akan ada dana hibah Rp 31 Milyar yang digunakan untuk memperbaiki jalan wisata arah bromo beserta sirip-siripnya. Apakah di jalan rusak kawasan Tutur ini termasuk? (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas