RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Soal Cerita Buruk Bayar Parkir Berlangganan Di Samsat Bangil Tak Dikasih Stiker *Kata Adpel Sama'i, i Ada Atau Tidak Ada Stiker Tetap Ditarik Uang Parkir Berlangganan*

Baca Juga

Adpel Samsat Bangil, Sama'i

Pasuruan, Pojok Kiri
     Masih ingat keluhan dan kecaman dari para pembayar pajak kendaraan bermotor di Samsat Bangil yang mendapat tambahan wajib membayar uang parkir berlangganan tapi tidak dikasih stiker.
     Kasus ini pernah dikeluhkan wajib pajak bernama Mokhammad Salman Rifqy warga Kersikan, Bangil. Ia pada Jum'at, 29 Maret 2019 melaksanakan kewajiban sebagai warga negara yang baik datang ke Samsat Bangil untuk membayar pajak tahunan motor vario miliknya yang bernopol N 4570 TCC.
     Menurut Salman, di notice pajak yang ia terima, tercatat angka yang harus dibayar sebesar Rp. 307 ribu. Namun oleh petugas Samsat Bangil, ia ditarik Rp. 328 ribu.
     Saat ia tanyakan ke petugas Samsat soal kelebihan uang pembayaran yang mencapai Rp 21 ribu itu, dalih petugas, uang itu untuk membayar parkir berlangganan.
     Salman jadi bingung, sebab meski sudah membayar sejumlah uang yang katanya sebagai biaya parkir berlangganan, ternyata ia tidak diberi stiker bukti sudah bayar parkir oleh petugas.
     Kasus ini akhirnya memunculkan tanda tanya dan kecaman. Salah satunya dari Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan, Dr Kasiman. Langkah Samsat menarik uang parkir berlangganan tanpa memberikan stiker adalah ngawur.
     Lalu bagaimana menurut Adpel Samsat Bangil, Sama'i?
     Pada 4 April lalu, Pojok Kiri yang menemui Sama'i di ruangannya mendapat jawaban yang mengarah bahwa itu salah Dinas Perhubungan (Dishub).
     "Jangan salahkan Samsat, salahkan Dishubnya, untuk penyediaan stiker parkir itu tanggungjawab Dishub, bukan kami, "ujar Sama'i.
     Lalu kenapa petugas Samsat tetap menarik sejumlah uang jika stiker tidak tersedia? Kata Sama'i, petugas acauannya adalah aplikasi.
     "Di sistemnya itu sudah ada aplikasi pembayaran yang melekat, kalau kita tidak narik, secara aplikasi kita yang akan kebebanan bayar ke pemerintah. Jadi ya tidak peduli, ada stiker atau tidak, uang parkir berlangganan tetap harus kita tarik, "ucapnya. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas