RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Muncul Lagi Obrolan Warung Kopi Soal Kandidat Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan #Ada Prediksi Jika Sudiono Fauzan Dipaksakan, Internal PKB Akan Terpecah

Baca Juga

Ilustrasi Kursi Jadi Rebutan (by google)

Pasuruan, Pojok Kiri
      Obrolan warung kopi tentang siapa kandidat calon ketua DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2019-2024 ternyata makin ramai.
      Meski masih berupa kasak kusuk yang belum tentu kebenarannya, akan tetapi obrolan kalangan rakyat jelata ini bisa dikatakan masuk akal.
      Melanjutkan kasak kusuk sebelumnya soal nama Sudiono Fauzan sekretaris DPC PKB Kabupaten Pasuruan yang kini menjabat ketua DPRD akan dihadang 4 nama jika ngotot ingin jadi ketua, ternyata ada catatan suasana dingin jika satu nama penghadang itu muncul sebagai pengganti.
      Untuk diingat kembali, 4 nama yang dikabarkan akan menghadang Sudiono Fauzan adalah Samsul Hidayat yang memperoleh suara terbanyak di internal PKB, lalu Mashuda asal Kisik yang suaranya berada di urutan ke Dua, Jusuf Daniel putra almarhum Bupati Pasuruan Jusbakir, serta Sobih Asrori yang pernah menjabat ketua DPRD Kabupaten Pasuruan sebelum digantikan oleh Sudiono Fauzan.
     Ada suara-suara lembut yang didengar Pojok Kiri, untuk nama Sobih Asrori agak berat jika ingin kembali duduk sebagai ketua DPRD. Sebab kabar menyeruak, pria yang kalem tapi memiliki ketegasan dalam bersikap ini disebut kurang cocok karena dikhawatirkan susah dikendalikan oleh sang penguasa.
     Lalu nama Mashuda juga berat. Alasan yang muncul, Mashuda yang merupakan pendatang baru di dunia perwakilan rakyat dianggap belum punya pengalaman, jadi belum cocok duduk menjadi ketua.
     Dua nama selanjutnya adalah Samsul Hidayat dan Jusuf Daniel. Dua nama ini cukup menarik karena masing masing punya dukungan berbeda.
     Suara-suara di bawah, khususnya rakyat jelata menyebut Samsul Hidayat paling layak untuk menjadi ketua DPRD karena memperolah suara terbanyak.
     Namun langkah Samsul tidak mudah, pria yang sudah sangat matang di dunia perwakilan rakyat ini kurang diunggulkan oleh internal PKB karena suara kuatnya disebut hanya di pinggiran saja, serta Samsul dianggap sebagai sosok yang antagonis sehingga takut tidak diterima oleh anggota lain dari PKB.
     Bagaimana dengan Jusuf Daniel, nama satu ini memang tidak terlalu menggaung di luar. Namun di internal PKB, kader senior satu ini dianggap paling bisa diterima untuk menggantikan Sudiono Fauzan. Bahkan kabarnya, Irsyad Yusuf sang ketua DPC PKB pernah menawari Jusuf Daniel untuk duduk menjadi ketua.
     Kepada Pojok Kiri, Senin (29/04), Jusuf Daniel yang dihubungi melalui ponselnya membenarkan jika ia pernah ditawari menjadi ketua DPRD oleh Irsyad Yusuf sang ketua DPC PKB. Dikatakan Yusuf Daniel, iapun siap jika partai menyerahkan amanah kepadanya.
     *Semua terserah mekanisme partai, jika memang saya diamanahkan tentu saya siap, "ucap Juyuf Daniel.
     Lantas bagaimana jika Sudiono Fauzan ngotot ingin kembali menjadi ketua?
     Ini sangat menarik, sebab jika hal ini terjadi, ada yang memprediksi akan terjadi perpecahan di internal PKB.
     Untuk digarisbawahi, obrolan warung kopi, kasak kusuk dan suara-suara nyaring tentang siapa kandidat ketua DPRD Kabupaten Pasuruan tak lebih sebuah obrolan yang belum tentu kebenarannya. Sebab soal siapa yang ditunjuk jadi ketua DPRD nantinya, tetap menjadi hak penuh DPC atas perserujuan DPP.
    Namun yang pasti, ketua DPRD jelas dari PKB, karena di Kabupaten Pasuruan, PKB adalah juaranya. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas