RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Jum'at, 26 April 2019 Akan Ada Coblos Ulang Santri Ponpes Dalwa,Temuan Bawaslu Yang Merekomendasi Itu

Baca Juga

Ponpes Dalwa

Pasuruan, Pojok Kiri
     Gara-gara nila setitik, maka rusak susu sebelanga, itulah yang terjadi pada santri Ponpes Dalwa, Raci. Pasalnya, pada Pemilu serentak yang digelar 17 April 2019 lalu, dari Daftar Pemilih Pindahan Tetap (DPPT) yang sudah terferivikasi sebanyak 500 pemilih, ternyata ditemukan 11 orang atau santri luar kota yang tidak terdaftar di DPPT ikut melakukan pencoblosan dengan modal Kartu Penduduk Elektronik (KTP-EL).
     Catatan temuan ini sebagaimana disampaikan oleh Nasrub, Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, Rabu pagi (24/04).
     Kepada Pojok Kiri, Nasrub yang juga seorang pengacara ini mengatakan, temuan atas kejadian pada santri Ponpes Dalwa ini adalah temuan dari Panwas Kecamatan Bangil.
     Dalam hal ini, Nasrub mengaku telah melakukan langkah dengan merekomendasikan kepada KPU Kabupaten Pasuruan untuk dilakukan pencoblosan ulang khusus santri Ponpes Dalwa sebanyak 500 orang yang mengantongi DPPT.
     Sayangnya ketua KPU Kabupaten Pasuruan, Faizin yang berusaha dihubungi Pojok Kiri melalui ponselnya tidak merespon. Sementara salah satu komisioner KPU yang namanya tidak mau dikorankan membenarkan adanya rekomendasi Bawaslu tersebut, serta sudah dijadwal pencoblosan ulang akan digelar Jum'at, 26 April 2019.
     Terpisah, salah satu pengasuh Ponpes Dalwa, Habib Zainal saat dikonfirmasi Pojok Kiri menjelaskan, temuan Bawaslu ini bersifat administrasi dan teknis saja, sebab saat pencoblosan, dari sekian banyak santri yang ikut mencoblos, pihaknya sulit untuk mengontrol.
     "Kita akan ikuti aturan saja, sebab saat santri masuk TPS, oleh petugas dipersilahkan, menggunakan KTP-EL juga diperbolehkan, jadi silahkan nilai sendiri, tidak ada yang salah di santri kami, "kata Habib Zainal.
     Zainal juga menegaskan, atas adanya pencoblosan ulang ini bukan berarti pihaknya melakukan kecurangan.
     "Tidak ada niat dari kami untuk melakukan kecurangan, semua berjalan sesuai aturan, dan kami ikuti, "ucapnya.
     Untuk diketahui, para santri Ponpes Dalwa yang kebanyakan luar kota dalam hal menyalurkan hak politiknya telah dibekali dengan DPPT. Namun dengan modal DPPT itu, mereka hanya punya hak mencoblos Presiden dan Wakil Presiden saja. Kebetulan, pada pencoblosan lalu di Ponpes Dalwa, Prabowo-Sandi Juaranya. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas