RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Gaya Dikasih Tempat Duduk Di Trotoar Bangil, Tapi 'Praene' Tak Dirawat

Baca Juga

Warga menikmati kursi di trotoar Bangil sambil ditemani rumput tak bergoyang



Pasuruan, Pojok Kiri
     Kota Bangil yang berkali-kali mendapat piala Adipura tentu pantas jika disejajarkan dengan kota Bandung, tepatnya kawasan Jalan Dago yang banyak kursi berjajar di jalan untuk digunakan istirahat para pengguna jalan.
    Namun penyejajaran Bangil dengan Kota Bandung itu bukan di dunia nyata, tetapi di dunia angan-angan, atau dunia mimpi yang sulit jadi kenyataan.
     Bayangkan saja, di Bangil yang juga niru-niru kota besar dengan menaruh kursi di sepanjang trotoar depan alun-alun, tepatnya depan pertokoan yang dipanggil 'PLAZA' meski tak pantas disebut PLAZA, ternyata perawatannya nihil.
    Jika di Jalan Dago, Bandung kawasannya bersih, trotoarnya lebar dan indah, serta sangat nyaman, di Bangil justru kondisinya berbalik gak bisa ngitung derajat.
    Alih-alih kelihatan indah, tempat kursi-kursi di Bangil yang jumlahnya segelintir, lokasinya kumuh. Rumput-rumput dibiarkan liar tak dibersihkan, sampah-sampah juga banyak berserakan.
     Gak malu dengan piala Adipuranya,. Pantas banyak yang membuat pelesetan Bangil sebagai kota adi pura-pura, bukan Adi Pura. (Foto: By Sulis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas