Terkait Kritikan Keras Kinerja Bawaslu Kabupaten Pasuruan #M. Nasrup: Terimakasih Atas Koreksinya

Baca Juga

Ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, M. Nasrup

Pasuruan, Pojok Kiri
      Adanya sejumlah pelanggaran pemasangan alat peraga kampanye (APK) di sejumlah titik wilayah Kabupaten Pasuruan dan tidak kunjung ditertibkan membuat kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasuruan mendapat sorotan keras. Banyak yang menanyakan apa kerja Bawaslu sehingga kondisi seperti ini dibiarkan.
     Selasa (19/03), Pojok Kiri sempat mendapat jawaban dari ketua Bawaslu Kabupaten Pasuruan, M. Nasrup, bahwa untuk kegiatan operasi pelanggaran pemasangan APK selalu dilakukan dengan jadwal Dua minggu sekali.
     Namun demikian, fakta bahwa dalam waktu Dua minggu yang dimaksud ternyata dimanfaatkan oknum tim Caleg atau partai tertentu untuk memasang APK secara ngawur dengan melanggar aturan tentulah menjadi hal wajar ketika ada yang mengkritik keras kinerja Bawaslu. Sebab waktu dua minggu untuk kegiatan operasi adalah waktu yang lama, padahal pelanggaran setiap hari terjadi di depan mata.
      Pasca munculnya tulisan dengan konten kritikan keras atas kinerja Bawaslu di koran Pojok Kiri edisi Rabu (20/03), dengan judul 'Banyak Pelanggaran Pemasangan APK Di Kabupaten Pasuruan, Bawaslu Mbideg!', seorang anggota Bawaslu yang bernama Krisna mengaku tidak terima dan menyampaikan ketidak terimaannya dengan menelpon wartawan Pojok Kiri bernama Isbianto.
     Sikap tidak dewasa anggota Bawaslu ini sangat berbeda dengan sikap yang ditampakkan ketua Bawaslu, M. Nasrup.
     Pojok Kiri yang menghubungi M. Nasrup melalui phonselnya, Rabu (20/03), M. Nasrup justru mengaku berterimakasih atas kritikan terhadap lembaga yang dipimpinnya.
     "Dengan adanya berita yang mengkritik kinerja Bawaslu tersebut, saya selaku ketua sangat setuju dan berterimakasih. Kenapa demikian, sebab adanya laporan, kritikan, bahkan cacian sekalipun justru menjadi cambuk untuk meningkatkan kinerja kami di Bawaslu, "ujar M. Nasrup.
     Lebih jauh menurut M. Nasrup, adanya berita yang muncul di Pojok Kiri, akan dijadikan alat koreksi atau penekanan ke struktur di bawah.
      "Bawaslu ini kan terstruktur, ada pusat, Provinsi, Kabupaten atau Kota, Kecamatan bahkan ada di tingkat desa. Maka, adanya kritikan yang ditujukan ke kami, tentunya ini menjadi alat bagi kami untuk mengevaluasi kinerja di tingkat bawah. Jadi kepada semua kawan-kawan media, saya sangat berterimakasih atas kritikan dan masukannya, "ucap pria yang juga seorang pengacara tim dari Suryonopane ini. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas