Diobok-Obok Satpol PP, Bisnis Karaoke Bonus Purel Di Warung Remang-Remang Ruko Meiko, Nogosari Tiarap

Baca Juga

Satpol PP saat obok-obok warung remang-remang di Ruko Meiko, Nogosari

Pasuruan, Pojok Kiri
     Warning keras yang disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Kasatpol PP, Anang Saiful Wijaya, Senin (11/03) membuat para pemilik warung remang-remang di Ruko Meiko, Dusun Klangkung, Desa Nogosari, Pandaan tiarap.
     Meski mereka masih buka warungnya seperti biasa, akan tetapi untuk aktivitas karaoke dan penyediaan purel alias cewek pemandu lagu dihentikan.
     Fakta penghentian aktivitas bisnis karaoke dengan didampingi purel ini dibeber oleh Anang yang juga menjabat Asisten 1 Sekda Kabupaten Pasuruan.
     Kepada Pojok Kiri, Rabu (13/03), Anang menerangkan, pada Selasa malam (12/03) sekira pukul 21.00 WIB, pihaknya telah melakukan patroli dengan mendatangi Ruko Meiko. Dalam kegiatan itu, Anang menyebut ada 7 Ruko atau warung yang buka. Sementara para purel yang sebelumnya disediakan sudah menghilang.
     "Kegiatan karaoke sudah tidak ada, hanya ada musik-musik biasa saja. Demikian juga purel-purelnya, mereka juga sudah tidak ada, "ucap Anang.
     Anang menambahkan, para pemilik warung usai dipanggil pada Senin (11/03), mengaku takut untuk beraktivitas seperti semula. Disebut, mereka saat ini berupaya untuk mengajukan ijin bisnis karaoke.
Salah satu warung di Ruko Meiko yang sebelumnya menyediakan sarana karaoke

      "Hasil wawancara dengan beberapa pemilik warung, mereka tidak buka karaoke karena takut usai mendapat teguran dari kami (Satpol PP, red). Mereka mengaku ke depannya berusaha untuk memperoleh ijin usaha karaoke atau hiburan. Tapi saya tegaskan, untuk ijin usaha seperti itu di Kabupaten Pasuruan tidak akan diijinkan, "papar Anang. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas