Urus Izin Langsung Melalui Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik, DPMPT Pemkab Pasuruan Sudah Laksanakan Ini

Baca Juga

Pelayanan di DPMPT Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, Pojok Kiri
      Pada pertengahan Tahun 2018 lalu, pemerintah telah menerapkan sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau Online Single Submission (OSS).
      Penerapan ini diberlakukan untuk izin-izin berusaha terhadap 20 sektor yang meliputi sektor ketenagalistrikan, sektor pertanian, setor lingkungan hidup dan kehutanan, sektor pekerjaan umum dan perumahan rakyat, sektor kelautan dan perikanan, sektor kesehatan, sektor obat dan makanan, sektor perindustrian, sektor perdagangan, sektor perhubungan, sektor komunikasi dan informatika, sektor keuangan, sektor pariwisata, sektor pendidikan dan kebudayaan, sektor pendidikan tinggi, sektor agama dan keagamaan, sektor ketenagakerjaan, sektor kepolisian, sektor perkoperasian dan usaha mikro, kecil, menegah, serta sektor ketenaganukliran.
      Penerapan sistem ini sebagaimana dijelaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kapala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kabupaten Pasuruan, Misbah Zubib saat berbincang dengan Pojok Kiri, Jum'at (22/02), pemberlakuan sistem OSS ini sejak ditetapkannya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik pertengahan 2018 lalu.
     "Sistem ini berlaku seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Saat ini di dinas kami juga sudah melaksanakan sistem tersebut, "tukas Misbah Zunib. Jadi seluruh izin-izin berusaha akan diproses melalui sistem perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau OSS ini, "tukas Misbah Zunib.
      Teknis pengurusan izin melalui sistem ini terang Mizbah Zunib, para pelaku usaha tidak perlu lagi mengambil form pendaftaran secara manual seperti sebelumnya, dalam hal ini, pelaku usaha langsung mendaftar melalui sistem internet yang sudah disediakan.
     "Di situ nanti ada form elektronik yang harus diisi, setelah selesai, maka pendaftar akan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB). Dalam form itu nanti juga ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, diantaranya pemenuhan komitmen, izin lokasi, lingkungan, IMB, dan sebagainya. Jika semua sudah lengkap dan sesuai, izin bisa muncul dan bisa diprint sendiri, "terang Misbah.
      Dalam proses pendaftaran melalui sistem OSS ini, pihak Dinas Perijinan lokal seperti Kabupaten Pasuruan akan ada tim yang mengawasi lalu lintas pendaftarannya dengan mengakses sistem yang terintregasi pusat tersebut. Melalui pengawasan ini akan diketahui, pendaftar sudah memenuhi syarat untuk mencetak surat izin yang sudah berlaku efektif atau tidak.
     "Jadi pendaftar yang sudah lengkap syaratnya bisa melakukan print sendiri, dan akan tertulis izin sudah berlaku efektif. Tapi jika belum lengkap, akan muncul keterangan bahwa izin belum berlaku, "ujar Misbah Zunib.
     Terkait proses perizinan baru yang berbasis Teknologi Informasi (IT) ini, pihak DPMPT Kabupaten Pasuruan mengaku siap menjadi pendamping untuk mengarahkan pelaku usaha atau pemohon izin dalam proses pengisian form pendaftaran. Namun menurut Misbah Zunib, untuk proses pengisian data, yang melakukan tetap si pemohon sendiri dengan perangkat pribadinya.
      "Untuk perangkat yang digunakan harus perangkat pribadi atau milik perusahaannya. Pemohon tidak bisa minta tolong mengisi menggunakan perangkat di dinas kami. Pada sistemnya nanti akan ditolak, "pungkas Misbah Zunib. (Lis) 

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas