RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Siswa Siswi SMKN 1 Gempol Dilatih Cara Binis Dengan Modal Jari

Baca Juga

Saat pelatihan bisnis berlangsung

Pasuruan, Pojok Kiri
      Mau berbisnis tidak tau caranya. Apa yang dijual, dan dijual kemana?
      Era digital seperti sekarang ini dapat dikatakan sudah tidak lagi bingung untuk memulai berbisnis. Tinggal ada niat dan semangat, modal sedikitpun jadi, karena tidak harus ada uang banyak untuk membuka toko atau warung untuk etalase jualannya.
      Berbisnis dengan cara online? Ya, sistem bisnis ini yang sekarang sudah menjadi trend. Butuh makanan, butuh barang, atau apa saja dapat dibeli secara online.
     Namun demikian, tak semua pebisnis online berhasil dalam menjalanlan bisnisnya. Mental yang lemah, semangat yang kurang, pelayanan yang buruk, serta barang yang dijual kurang diminati membuat banyak pebisnis yang belum berpengalaman hanya mampu memajang contoh barang tanpa ada pembeli yang tertarik.
       Untuk urusan bisnis online ini, Selasa (26/02) beberapa pengusaha muda asal Surabaya mendatangi SMKN 1 Gempol untuk berbagi ilmu. Mereka adalah para pakar pebisnis online, terdiri pebinis bidang kuliner dan teknologi. Salah satunya adalahTeguh, pengusaha produk IT berbasis online dengan lebel perusahaan PT Lima Benua Koneksindo (LBK), dengan situs penjualan online yang dikelola limabenua.com.
       Di hadapan para siswa siswi SMKN 1 Gempol, Teguh bersama timnya Okky Tri Hutomo dan kawan-kawan membagikan pengalaman dan ilmunya, bagaimana selama ini mereka mampu memanage usaha secara online hanya bermodalkan jari tangan. Yang artinya, untuk menjual barang, mereka tak harus membuka toko konvensional, tetapi hanya dengan memencet link lewat HP.
      Pengenalan bisnis online yang selaras dengan kurikulum sekolah terkait kewirausahaan ini menurut Teguh harus dikuatkan di kalangan anak sekolah dejak dini. Tujuannya agar nanti saat lulus, mereka tidak terbebani harus mencari kerja kemana, tetapi sudah terpacu untuk mandiri, sehingga muncul polapikir, aku mau berbisnis apa.
      "Demi tijuan itu, kami datang untuk memotivasi, berbagi ilmu, agar saat lulus nanti, para siswa siswi mampu menjadi pengusaha mandiri, "ujar teguh.
      Teguh sendiri saat memberikan motivasi, mencontohkan dirinya yang berbinis secara online dibidang IT. Dikesempatan itu, ia membawa alat pembangkit listrik tenaga surya dalam ukuran mini yang selama ini laris terjual.
      "Ini sebagai contoh saja, yang intinya, semua barang bisa dijual secara online, tidak hanya terpaku pada makanan dan pakaian saja. Kita beri motivasi, kira-kira mulai sekarang apa yang bisa dijual dan diterima masyarakat. Saya kira di SMKN 1 Gempol ini banyak potensi, seperti ada siswa yang mampu membuat miniatur bis, itu juga bisa dipasarkan. Jadi memang perlu adanya penyemangat, "papar Teguh.
      Sementara itu, Kepsek SMKN 1 Gempol, Mahmud menyambut positif atas kehadiran para pebisnis online ini. Ia berharap ilmu dan semangat yang diberikan nantinya mampu mengubah pola pikir siswa yang memiliki tujuan, sekolah dapat ijazah lalu melamar kerja.
      "Ini bentuk kegiatan kewirausahaan, di sekolah kegiatan ini sudah masuk dalam kurikulum dan kita kuatkan. Kami memang selalu bekerja sama dengan para wirausahawan untuk memberikan semangat kepada siswa siswi agar mampu berusaha bekerja secara mandiri saat lulus sekolah nanti, "ucap Mahmud. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas