Menengok Dapil 1 Pileg 2019. Politisi Kuat Kumpul, Pemain Lama Dan Pendatang Baru Siap-Siap Beli Kursi Sendiri Di Bukir

Baca Juga

Logo Pemilu

Pasuruan, Pojok Kiri
      Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019 mendatang. Saat ini di berbagai tempat sudah bertebaran foto-foto calon legislatif (Caleg) termasuk foto calon presiden.
     Dalam hal ini, Pojok Kiri tertarik untuk menengok dunia pencalonan wakil rakyat atau legislatif di Kabupaten Pasuruan khususnya di (Daerah Pemilihan) Dapil 1 yang meliputi wilayah Kecamatan Bangil, Beji Dan Gempol.
     Sejak adanya perubahan Dapil di Pemilu 2019 saat ini, para Caleg harus menghadapi fakta adanya lawan berat yang kumpul.
    Untuk direview, pada Pileg 2014 lalu, di Kabupaten Pasuruan hanya memiliki 5 Dapil, yang meliputi Dapil 1 Tutur, Lumbang, Puspo, Pasrepan, Kejayan dan Tosari, Dapil 2 Purwosari, Purwodadi, Sukorejo, Pandaan, Dapil 3 Prigen, Gempol, Beji, Dapil 4 Wonorejo, Bangil, Rembang, Kraton, Pohjentrek, dan Dapil 5 Gondangwetan, Winongan, Grati, Nguling, Lekok.
     Pada Pileg 2019 ini, Dapil berubah menjadi 6, yakni Dapil 1 meliputi Bangil, Gempol, Beji, Dapil 2 Pandaan, Prigen, Sukorejo, Dapil 3 Wonorejo, Rembang, Kraton, Pohjentrek, Dapil 4 Purwosari, Purwodadi, Tutur, Puspo, Tosari, Dapil 5 Kejayan, Pasrepan, Lumbang, Winongan, Gondangwetan, dan Dapil 6 Rejoso, Lekok, Grati, Nguling.
      Dengan adanya perubahan Dapil ini, tentu berubah pula lumbung suara yang harus diraub oleh para incumben atau caleg yang pernah menjabat menjadi anggota DPRD, mengingat daerahnya juga berubah.
    Untuk Dapil 1 Bangil, Gempol, Beji misalnya. Dapil ini semula merupakan bagian dari Dua Dapil, yakni Dapil 3 yang meliputi Prigen, Gempol, Beji, dan Dapil 4 Wonorejo, Bangil, Rembang, Kraton, Pohjentrek.
     Saat ini untuk Bangil yang dulunya satu Dapil dengan Rembang, Kraton, Pohjentrek dan Wonorejo dijadikan satu dengan Gempol dan Beji dan masuk Dapil 1.
      Catatan menariknya, para Caleg incumben yang dulunya terpisah di 2 Dapil kini berkumpul alias numpuk di Dapil 1. Sebut saja Caleg Incumben Golkar Nik Sugiharti, Samsul Hidayat PKB, H. Ilyas Gerindra, Abdul Rouf PKB, Arifin PDI-P, Dan Sutar PDI-P. Mereka akhirnya harus berjuang berebut suara dengan Caleg kuat sekelas Rusdi Sutejo Gerindra dan H. Salamah Nasdem yang juga berangkat di Dapil 1.
     Selain itu, meski nama-nama tersebut disebut sebagai calon kuat versi kasak kusuk warung Kopi, akan tetapi nama-nama pendatang baru seperti Saad Muafi PKB putra dari Hj. Anisa Syakur yang juga politisi kuat PKB, serta seorang pemuda bernama Doni dari Golkar yang juga punya strategi kuat tentu akan semakin menyulitkan mereka untuk mendulang suara guna duduk kembali di kursi Dewan.
      Sementara pendatang baru lain atau pemain lama yang tidak pernah jadi juga tak kalah getol untuk mencari suara. Seperti halnya Kholis PKB, Musdalifah PKB, Najib Setiawan PKS serta nama-nama lain juga pasti ikut menggerogoti suara-suara mereka, meski menurut versi warung kopi, nama-nama mereka tidak kuat.
      Jika melihat kenyataan bahwa kursi Dewan yang diperebutkan di tiap Dapil hanya 9 kursi, lantas bagaimana nasib mereka nanti yang tidak mendapatkannya. Jadi untuk Imcumben atau pendatang baru bersiap-siaplah untuk memesan kursi sendiri di Sentra mebel Bukir untuk diduduki sambil minum kopi dengan tenang di rumah. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas