RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Tangkap Penyebar Video Hoax Perampokan BCA Pandaan, Dua Pelaku Warga Kalianyar Dan Pogar Bangil

Baca Juga

Ke empat pelaku penyebaran berita hoax

Pasuruan, Pojok Kiri
     Warga sempat gempar adanya kabar terjadi perampokan di Bank BCA Pandaan pada Rabu (09/01). Banyak yang menduga jika berita itu benar. Pasalnya, di media sosial menyebar video yang menunjukkan bank BCA dalam kondisi kacah hancur bagian depan dan disebut itu sebuah perampokan.
     Video itu tersebar luas hingga polisi turun untuk melihat langsung fakta yang terjadi. Hasilnya, berita perampokan bank BCA Pandaan itu palsu alias hoax.
      Pelaku penyebar Kabar meresahkan masyarakat itu akhirnya dicari oleh polisi Polres Pasuruan. Hasilnya, 4 orang yang ikut menyebarkan ditangkap pada Kamis (10/01).
      Ke Empat pelaku yang ditangkap itu masing-masing M. Didik Supriyanto (29) warga Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Eko Prasetyo (29) warga Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Abdul Makruf (42) warga Dusun Bangle, Desa Gununggangsir Kecamatan Beji, dan Abdul Rosid (36) warga Dusun Lembena, Desa Kamondung, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang. Oleh polisi ke Empat pelaku itu dihadapkan pada media, Jum'at (11/01).
     Kepada wartawan, Wakapolres Pasuruan, Kompol Supriyono mewakili Kapolres, AKBP Rizal Martomo menerangkan, masing-masing pelaku memiliki peran yang berbeda.
      "Didik Supriyanto menyebarkan berita bohong tersebut melalui grup WA, setelah itu Eko Prasetyo yang menerima pesan WA dari Didik lalu memposting ke grup di Facebook, "terang Wakapolres.
      Lebih jauh menurut Wakapolres, postingan Eko di facebook disebarkan oleh Abdul Makruf melalui WA ke Abdul Rosid, yang kemudian oleh Abdul Rosid diposting lagi ke facebook.
     Namun menurut Wakapolres, ke Empat pelaku ini bukan pelaku utama si pembuat video belum tertangkap.
      Kini pelaku penyebar video hoax perampokan BCA Pandaan ditahan di Mapolres Pasuruan guna menjalani proses hukum. Mereka dijerat Undang-undang no 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik ancaman hukuman 12 tahun penjara. (isb) 

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas