Desa Jatiarjo Genjot Pembangunan, Transparansi Juga Dikedepankan

Baca Juga

Kampung Kopi Desa Jatiarjo

Pasuruan, Pojok Kiri
      Demi memajukan desanya, Kades Jatiarjo, Sareh Rudianto terus melakukan inovasi pembangunan, baik baik pembangunan dari segi insfrastruktur, maupun pembangunan dari segi sumberdaya manusia warganya.
     Kedes Jatiarjo, Sareh Rudianto saat berbincang dengan Pojok Kiri, Selasa (29/01) menuturkan, ada sejumlah pembangunan fisik yang telah dilakukan dalam kurun tahun 2018 lalu. Beberapa diantaranya adalah pembangunan tembok penahan tanah sebanyak 3 titik, drainase 3 titik, dan paving jalan 13 titik.
      Selain itu, pembangunan fisik lain adalah pembangunan jamban program Open Defecation Free (ODF). Jamban ini difungsikan agar masyarakat tidak membuang air besar sembarangan.      "Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit. Untuk itu pembangunan jamban ini sangat penting, "ujar Sareh Rudianto.
       Tak hanya itu, sebanyak 50 orang warganya yang berbisnis di bidang kopi juga diberikan sarana dengan dibangunnya wisata kampung kopi. Pembangunan wisata kopi yang di dalamnya dilengkapi sarana seperti tempat parkir, kamar kecil serta tempat istirahat ini, oleh Kades Sareh Ridianto dibangun di tiga dusun, masing-masing Tegalkidul, Cowek, dan Tonggowa.
      Sementara itu, terkait peningkatan SDM masyarakat, pihak desa yang dipimpin Sareh Rudianto melakukan berbagai pelatihan, meliputi pelatihan pelayanan kesehatan terhadap orang lanjut usia (lansia), pelatihan tentang gizi bagi ibu hamil dan menyusui, pelatihan pengolahan sampah, pelatihan pembuatan kue, pelatihan promosi dengan media sosial, pelatihan pembibitan kopi yang dilakukan dengan penanaman bersama, serta peningkatan kapasitas guru PAUD dan TPQ dengan memberikan insentif bagi guru honorer.
Hasil pembangunan yang mendapat pengawasan

     Seiring dengan itu, dalam setiap pembangunan yang dilakukan, Kades Sareh Rudianto selalu bersikap terbuka dan transparan. Untuk pengawasan atas dana yang digunakan, ia melibatkan tim pendamping desa untuk membantu menata surat pertanggung jawaban (spj). Tak hanya itu, seluruh kegiatan desa Jatiarjo juga dipantau oleh tim monitoring dana desa dari Kecamatan Prigen.
       Dalam hal pembangunan di desanya, Sareh Rudianto, juga mengajak masyarakat untuk senantiasa berperan aktif bersama-sama melakukan pengawasan terutama dalam persoalan transparansi anggaran.
     Desa Jatiarjo sendiri merupakan desa yang masuk Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Di tempat ini udara sangat sejuk karena masuk kawasan pegunungan dengan ketinggian 680 Meter Di atas Permukaan Laut (MDPL). Desa Jatiarjo ini berdekatan dengan pintu masuk pendakian Gunung Arjuna.
       Desa Jatiarjo memiliki luas 1.072 hektar. Desa ini memiliki 3 Dusun, yakni Dusun Cowek, Tegal Kidul dan Tonggowa Penduduk Desa Jatiarjo skitar 7.150 jiwa dengan 2100 Kepala Keluarga (KK).
      Desa Jatiarjo ini oleh Bupati Pasuruan Isrsyad Yusuf ditetapkan sebagai desa kawasan wisata kopi asli Kabupaten Pasuruan. Di desa ini juga sudah berdiri kampung kopi. (isb)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas