Berlaku UMK Baru, Pabrik Flow Larang 30 Buruhnya Masuk Kerja

Baca Juga

Para buruh yang dilarang masuk areal perusahaan

Pasuruan, Pojok Kiri
     Sejak Januari 2019, UMK baru yang ditetapkan pemerintah resmi diberlakukan. Tahun ini untuk UMK Kabupaten Pasuruan senilai Rp. 3.861.518,00. Namun ada catatan miris, saat UMK baru dengan angka yang lumayan berlaku, satu persatu perusahaan memecat karyawannya tanpa alasan yang jelas.
      Sebelumnya, sebanyak 51 buruh PT Boxtime Indonesia produsen kotak jam yang ada di kawasan PIER Rembang dipecat. Mereka bahkan dilarang masuk areal perusahaan dengan alasan evaluasi.     Kembali pemecatan terjadi. Kali ini sebanyak 30 buruh PT Sumber Bening Lestari produksi air kemasan merek Flow Sukorejo dipecat tanpa alasan yang jelas. Mereka juga dilarang masuk areal perusahaan.
      Ada hal aneh atas pemecatan itu, ke 30 buruh yang dipecat itu merupakan anggota Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI). Pertanyannya, apakah memang buruh yang berserikat selalu menjadi sasaran pemecatan?  Atau ada sebab lain.
      Pemecatan ini terjadi dua hari lalu atau sejak 1 Januari 2019. Menurut Yoyok, Wakil ketua SBSI, perusahaan tiba-tiba menempel nama-nama yang dilarang masuk areal perusahaan tanpa memberi alasan apapun.
      Para buruh didampingi pengurus SBSI lantas melakukan protes sembari duduk bergerombol di depan perusahaan. Dalam hal ini buruh mengaku masih bersedia melakukan pekerjaan alias buruh masih ingin dipekerjakan.
      Dalam proses pelarangan masuk areal perusahaan alias pemecatan ini, pihak SBSI mengaku akan menempuh jalur hukum. Sebab ssbagaimana dikatakan Yoyok, Sesuai dengan UU Ketenagakerjaan Nomor 13.Tahun 2013 Pasal 93 ayat (2) huruf (f), buruh yang bersedia melakukan pekerjaan tetapi pengusaha tidak mempekerjakannya, maka pengusaha wajib membayar upahnya.
     Sementara terkait perlindungan hak berorganisasi serikat buruh menurut Yoyok, menejemen PT Sumber Bening Lestari diindikasikan telah melakukan pelanggaran Kebebasan berserikat dengan cara menghalang halangi kegiatan serikat buruh dan tidak membayar atau mengurangi upah buruh, serta melakukan PHK sepihak. Maka sesuai dengan pasal 28 UU Serikat Pekerja/Serikat Buruh, sangsinya adalah penjara 1 hingga 5 tahun, atau denda 100 hingga 500 juta rupiah.
     "Kami terus akan lakukan protes terkait pemecatan ini, jika tetap tidak ditanggapi, kami akan melangkah ke jalur hukum, "ancam Yoyok.
      Sayang hingga berita ini turun, pihak manajemen PT Sumber Bening Lestari belum memberikan konfirmasinya. Agus sang HRD yang dihubungi Pojok Kiri melalui nomor phonselnya di 0813318142XX terdengar nada sambung tapi tidak diterima. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas