RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

368 GTT Dan PTT Tingkat Sekolah Menengah Di Pasuruan Tahun Ini Dapat Tunjangan Rp. 750 Ribu Perbulan

Baca Juga

Kacabdis, Indah Yudiani

Pasuruan, Pojok Kiri
      Ada kabar bahagia menanti para Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang mengabdi di Sekolah Menengah Atas Negeri, baik di SMA maupun SMK Se Jawa Timur, termasuk Kabupaten dan Kota Pasuruan.
     Sebagaimana informasi yang didapat Pojok Kiri dari Indah Yudiani, Kepala Cabang Dinas (Kacabdis) Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan, Senin (07/01), seluruh GTT dan PTT di Jawa Timur di tahun 2019 ini akan mendapatkan tunjangan dari Khofifah, Gubernur terpilih yang Februari nanti dilantik. Jumlahnya untuk setiap GTT dan PTT adalah Rp. 750 ribu perbulan.
      Di Pasuruan sendiri yang meliputi Kabupaten dan Kota, saat ini dari 368 GTT dan PTT yang ada, hanya 128 orang yang dapat. Jumlah itu diterima lantaran di tahun 2018 lalu menurut Indah Yudiani, Gubernur Soekarwo hanya memberikam jatah tunjangan ke 8 ribu GTT dan PTT saja se jawa timur.
      "Program tahun 2018 hanya 8 ribu se Jatim. Rencananya bertahap. Tapi tahun 2019 ini, seluruhnya akan mendapatkan, "ucap Indah Yudiani.
     Dengan pendapatan tambahan dari tunjangan pemerintah ini, untuk GTT dan PTT menurut Indah Yudiani, nantinya akan mendapat dua penghasilan, yakni dari tunjangan Gubernur dan honor dari Komite atau wali murid dari sekolah masing-masing.
     Sayangnya, dengan kebijakan Gubernur itu, Cabang Dinas justru menjadi korban. Di cabang dinas terjadi pengeprasan anggaran. Menurut Indah Yudiani, untuk anggaran Cabang Dinas yang ia pimpin, tahun 2018 lalu Rp. 900 juta. Sedang tahun ini turun hanya menjadi Rp. 600 juta. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas