RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Realisasi PBB P2 Terus Meningkat, Pemkab Pasuruan Apresiasi Wajib Pajak

Baca Juga

Bupati saat berikan apresiasi langsung pada pelunas pajak



Pasuruan, Pojok Kiri
     Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) memberikan apresiasi kepada para wajib pajak yang membayar Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB P2) tepat waktu.
    Bentuk apresiasi yang dilakukan Pemkab Pasuruan adalah dengan memberikan hadiah kepada wajib pajak yang telah melunasi PBB P2 sebelum jatuh tempo.
     Pelaksanaan pemberian hadiah ini dilakukan dengan cara diundi. Oleh Pemkab Pasuruan melalui BKD, pengundian ini dilakukan pada Sabtu (15/12), di kawasan pertokoan Jalan Ayani, Bangil.
    Pada pengundian hadiah kali ini sebagaimana disampaikan Kepala BKD Luly Noermadiono, ada sekitar 500 ribuan kupon yang masuk. Untuk kepentingan itu, ratusan hadiah mulai dari setrika, kipas angin, magic cooker, kompor gas, televise, lemari es, hingga 6 unit sepeda motor telah disiapkan khusus untuk para wajib pajak yang telah lunas PBB P2.
     Pemberian hadiah ini menurut Luly bertujuan untuk memotivasi masyarakat agar membayar PBB P2 tepat waktu.
    Sementara itu terkait pengelolaan PBB P2 itu sendiri, sejak dikelola pemerintah daerah mulai tahun 2013, Luly Noermadiono memaparkan, di Pemkab Pasuruan realisasinya terus meningkat.
     "Sejak tahun 2013, realisasi PBB P2 selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan signifikan. Untuk tahun 2015, target pendapatan dari PBB P2 sebesar Rp 44 Milyar dan realisasinya mencapai Rp 48 Milyar lebih, kemudian tahun 2016 dari target Rp 48 Milyar, realisasinya mencapai Rp 49 Milyar lebih, dan tahun 2017 lalu, dari target Rp 58 Milyar terealisasi sebesar Rp 63 Milyar lebih. Sedangkan dari target penerimaan PBB P2 tahun 2018 sebesar Rp 66 Milyar, Pemkab Pasusuruan melalui BKD mampu merealisasi sebesar Rp 67 Milyar lebih atau naik sebanyak 102% dari tahun sebelumnya, "papar Luly.
Para Kades yang mendapat hadiah langsung

    Luly menandaskan, pencapaian target dan realisasi yang di atas ekspektasi ini tak lepas dari peran aktif camat, kepala desa atau lurah yang senantiasa menghimbau kepada masyarakat untuk segera melunasi PBB P2 yang menjadi kewajibannya.
     Lepas dari itu, pada pengundian hadiah Sabtu (15/12) tersebut, Dua Kecamatan mendapat apresiasi khusus karena telah melanuasi PPB P2 paling cepat. Catatan BKD, pasca dikeluarkan SPPT pada Februari 2018, pada 29 Maret 2018 sudah ada kecamatan yang lunas, kecamatan yang dimaksud yakni Tosari.
    Kemudian satu kecamatan lagi adalah Kecamatan Lekok yang lunas per 16 Mei 2018. Sedangkan Desa Tosari, Kecamatan Tosari ditetapkan sebagai desa paling cepat melunasi PBB P2, yakni lunas pada tanggal 5 maret dengan baku desa mencapai Rp 26.627.482. Disusul Desa Baledono, Ngadiwono, Kandangan, Podokoyo, Mororejo, Balunganyar (Kecamatan Lekok), Wonokitri, Sedaeng dan Desa Gejugjati (Kecamatan Lekok). Oleh BKD, desa pelunas pajak tercepat ini diberikan hadiah langsung termasuk hadiah uang yang sudah diterima saat pelunasan.
    Selain itu, para tamu undangan yang hadir dalam acar tersebut juga mendapat apresiasi. Mereka yang bawah kursinya ada nomor yang sudah ditempel panitia langsung mendapat hadiah payung cantik.
    Sementara itu, dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Pasuruan menurut Luly ada 4 kecamatan yang belum melunasi PBB P2 secara keseluruhan, diantaranya Puspo, Purwosari, Prigen dan Rembang.
     “Semoga tahun depan, para camat bisa semangat untuk memotivasi warganya agar dapat membayar PBB P2 tepat waktu, "harap Luly.
     Di kesempatan sama, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dalam sambutannya sangat mengapresiasi Kecamatan Tosari dan Lekok yang sama-sama saling kejar mengejar dalam menuntaskan pembayaran PBB P2.
     "Hadiah dan bingkisan hanyalah suntikan semangat untuk terus melaksanakan budaya taat bayar pajak, untuk selanjutnya bisa diikuti oleh kecamatan dan desa-desa lain yang belum melunasi PBB P2, "ujar Bupati.
     Semantata, untuk camat dan kepala desa yang warganya belum melunasi PBB P2, Bupati minta agar bisa melakukan pendekatan secara intens.
     Selain mengapresiasi para wajib pajak, Irsyad juga meminta kepada jajaran BKD, khususnya bidang yang menangani pengelolaan PBB P2 untuk terus melakukan upaya peningkatan system dan kualitas layanan kepada wajib pajak. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas