RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Kawal Sidang Putusan Bos PT TAP, Ribuan Buruh Dan LSM Akan Padati PN Bangil

Baca Juga

Buruh saat luapkan kekecewaan dengan bentangkan poster di depan PN Bangil (13/12); Ayi Suhaya, SH

Pasuruan, Pojok Kiri
   Setelah ada penundaan putusan dalam sidang Kamis (13/12) lalu, sidang putusan atas Yohanes Hartanto,  Bos PT. Tirtajaya Adi Perkasa (TAP) Gempol kembali akan digelar Kamis (20/12) sebagaimana jadwal yang ditentukan hakim.
    Pada sidang kali ini, para buruh PT TAP yang sudah 2 tahun terlunta-lunta akan kembali mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Bangil.
    Namun untuk kali ini, mereka yang terdiri para ibu tidak sendiri. Seluruh buruh yang tergabung dalam Serikat Buruh Muslim Indonesia (Sarbumusi) bersama dengan sejumlah LSM yang dikoordinir oleh Ayi Suhaya, SH, Bupati LSM Lumbung Aspirasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Pasuruan akan bersama sama-sama ikut melihat jalannya persidangan.
      Dapat diperkirakan PN Bangil akan kedatangan tamu yang berjumlah ribuan. Sebab anggota Sarbumusi saja mencapai 500 ribu orang, belum masa lain dari LSM.
    Ayi Suhaya, SH kepada Pojok Kiri, Rabu (19/12) mengatakan, kedatangan mereka ke PN Bangil bukan untuk berdemo. Melainkan hanya ingin menyaksikan jalannya persidangan.
    "Bukan demo, kita hanya ingin menyaksikan sidang putusan atas Bos PT TAP si Yohanes, "ujar Ayi Suhaya, SH.
     Sebelum ke PN Bangil lanjut Ayi Suhaya, mereka yang ingin menyaksikan sidang akan bertemu dulu di alun-alun Bangil, selanjutnya bareng-bareng berjalan kaki ke PN Bangil.
    "Kita nantinya ketemu di alun-alun sekitar jam 07.00 WIB. Tujuannya hanya untuk menunggu rekan yang belum tahu lokasi PN Bangil. Jadi janjiannya di alun-alun, "kata Ayi.
      Seperti diberitakan sebelumnya, sidang putusan atas Yohanes Hartanto, Bos PT TAP yang ditunggu oleh puluhan buruh yang menjadi korban pada Kamis, (13/12) lalu ditunda dengan alasan hakim belum siap.
     Saat itu buruh sangat kecewa, mereka yang terdiri buruh perempuan sempat meluapkan kekecewaannya dengan berteriak-teriak sambil membentangkan poster dengan tulisan beragam, yang intinya agar hakim tidak main-main dalam memutus perkara ini.
     Tertundanya putusan atas bos PT TAP ini di kalangan korban para buruh timbul keresahan. Mereka khawatir hakim "terbeli".
    Kini mereka tidak sendiri, untuk mencari keadilan, mereka mendapat dukungan dari seluruh buruh Sarbumusi dan LSM yang dikoordinir oleh Ayi Suhaya, SH. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas