RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Dinyatakan Salah!!! Yohanes Hartanto Bos PT TAP Diganjar 1 Tahun Penjara

Baca Juga

Yohanes Hartanto Sang Bos PT TAP

Pasuruan, Pojok Kiri    
     Yohanes Hartanto, direktur PT. Tirtajaya Adi Perkasa (TAP) Gempol akhirnya diganjar 1 tahun penjara dan denda Rp 100 juta subsidair 1 bulan kurungan oleh hakim Pengadilan Negeri (PN) Bangil dalam sidang putusan yang digelar Kamis (20/12). Putusan ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut 1, 6 tahun penjara dan denda 100 juta subsidair 2 bulan kurungan. 
     Dalam petikan putusannya, ketua majelis hakim, Aswin menyebut bahwa perbuatan Yoanes Hartanto selaku direktur PT TAP membayar upah karyawan di bawah UMK adalah salah.    
     Atas putusan hakim ini, terdakwa Yohanes Hartanto setelah melalui musyawarah dengan pengacaranya, Erna langsung menyatakan banding.      Yohanes yang diwawancara Pojok Kiri mengaku sangat sedih dengan putusan yang dibacakan hakim. Ia berharap pada proses banding nanti ada putusan yang lebih baik.  
      "Kita nyatakan banding, karena dalam putusan hakim ini mengesampingkan fakta-fakta yang kami sampaikan. Kasus ini sudah melalui proses di Disnaker, dan sudah ada putusan yang memenangkan perusahaan. Tapi kenapa hal ini tidak jadi pertimbangan, "ujar Erna sang pengacara.
Saat sidang berlangsung
       
      Sementara itu, sidang putusan atas bos PT TAP ini mendapat perhatian dari banyak pihak. Dari pihak korban buruh sejak pagi sudah datang memadati PN Bangil. Ratusan buruh itu sempat menggelar tahlilan di halaman PN Bangil yang dikoordinir Ayi Suhaya, SH Bupati Lumbung Aspirasi Rakyat (LIRA).    Banyaknya buruh yang datang ini juga mendapatkan perhatian dari Polres Pasuruan, puluhan personil Sabara diterjunkan untuk menjaga agar suasana tetap kondusif.   
     Selain korban buruh PT TAP yang memadati PN Bangil, pihak terdakwa Yohanes juga dikawal oleh sekitar 50 buruh yang saat ini masih bekerja di perusahaan tersebut. Mereka datang seolah menjadi tandingan atas buruh yang sudah di PHK.    
     Yohanes mengatakan, kedatangan para buruh aktif ini atas kemauan sendiri, bukan perintah perusahaan.
Para Buruh Yang sempat menggelar tahlil halaman PN Bangil
   
     Sidang putusan bos PT TAP ini juga mendapat perhatian dari pihak Kejaksaan. Kasi Intel, Oja Miasta, Kasi Pidum, Normadi, Kasi Barang Bukti, Trian yang sekaligus PLh Kasi Pidsus bersama para Kasubsi juga datang ke PN Bangil untuk menyaksikan jalannya sidang.   
     Secara keseluruhan, sidang berlangsung tertib. Pihak buruh mengaku puas dengan putusan hakim. Mereka juga mengucapkan terimakasih kepada jaksa yang sebelumnya menuntut Yohanes 1, 6 tahun penjara.   
      "Alhamdulillah putusan cukup memuaskan. Putusan ini jadi sejarah dan warning kepada perusahaan lain yang masih nekat membayar buruh di bawah UMK. Jangan coba-coba, karena hukum akan menjebloskan pelakunya ke penjara, "ujar Ayi Suhaya. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas