Rilis Pelaku Bondet, Kapolres Hanya Tunjukkan Foto Dan Barang Bukti #Pelaku Berlindung Di Bilik Rumah Sakit

Baca Juga

Saat rilis kasus bondet tanpa pelaku

Pasuruan, Pojok Kiri
    Pelaku dan barang bukti pembondetan atas seorang perempuan bernama Kusniyah (50) warga Dusun Winong, Desa Poh Gading, Kecamatan Pasrepan dirilis oleh Polres Pasuruan, Kamis siang (29/11) sekira pukul 11. 30 WIB.
    Saat rilis yang dilakukan di hadapan puluhan wartawan tersebut, Kapolres Pasuruan AKBP. Rizal Martomo didampingi Kasat Reskrim, AKP Dewa hanya menunjukkan foto pelaku, serta sejumlah barang bukti berupa 5 bondet, kendaraan motor Kawazaki Kaze R Nopol  L 2245 K yang sebelumnya dikendarai pelaku dan barang bukti lain.
   Sementara itu, sang pelaku yang bernama Muhammad Ibnu (40) tidak bisa dihadirkan karena dalam kondisi luka parah di rumah sakit umum Bangil.
    Dijelaskan Kapolres, bondet yang dilempar pelaku, selain membunuh korban, juga mengenai si pelempar sendiri.
    "Tangan dan sebagian tubuhnya luka parah, "kata Kapolres.
Foto pelaku yang berhasil diambil wartawan sebelum masuk bilik rumah sakit

    Sayangnya, sejumlah wartawan yang ingin melihat langsung kondisi pelaku mendapat larangan dari pihak rumah sakit Bangil. Alasannya, pelaku menolak.
   Kapolres melalui Kasatreskrim AKP Dewa juga tak bisa berbuat banyak.
   "Kalau kita silahkan saja, tapi kalau orangnya yang tidak mau untuk diambil gambar terus bagaimana. Ia juga punya hak untuk menolak, "ucap Kasatreskrim.
    Seperti diketahui, Kusniyah (50) warga Dusun Winong, Desa Poh Gading, Kecamatan Pasrepan ditemukan tewas mengenaskan di pinggir jalan raya Desa Poh Gading pada Rabu sore (28/11) sekitar pukul 17. 00 WIB
    Informasi yang didapat Pojok Kiri, sore itu korban pulang dari tempat kerjanya dengan berjalan kaki ke rumahnya yang tak seberapa jauh. Sesampai di TKP korban dihentikan seorang pria, yang kemudian terdengar suara ledakan.
      Warga yang mendengar suara ledakan langsung menuju ke tempat ledakan. Di lokasi ledakan itu didapati seorang wanita tergeletak dengan bersimpah darah.
     Seorang warga bernama Imam mengaku, saat itu ia melihat seorang pria memacu kendaraan meninggalkan korban yang tergeletak.
     Warga lalu mengamati korban. Mereka kaget, si korban ternyata Husnia yang tak lain warga Desa Poh Gading sendiri.
      Dari sejumlah keterangan saksi, diduga pelempar bondet adalah suami siri korban yang bernama Muhammad Ibnu. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas