RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Pak Presiden, Tolong Bersihkan Sungai  Kami

Baca Juga

Surat terbuka untuk presiden yang dipasang di raya Cangkringmalang

Pasuruan, Pojok Kiri
     Sungai Werati yang membujur di 3 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, yakni Kecamatan Gempol, Beji dan Bangil kondisinya sangat memprihatinkan. Pasalnya, kondisi Sungai Werati mulai dari Desa Cangkringmalang, Beji sampai Desa Tambakan, Bangil seperti yang terlihat di Desa Kedungringin, seluruh badan sungai tertutup dengan tanaman liar berupa enceng gondok dan rumput. Tak hanya itu, kondisi air sungai hitam legam serta berbau anyir karena menjadi buangan limbah pabrik.
    Kondisi ini menurut Henry salah satu koordinator Kedungringin Menggugat sudah berlangsung lama. Ia juga mengaku sudah beberapa kali mengadukan pada Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Jatim, ke Pemkab Pasuruan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), termasuk ke DPRD Kabupaten Pasuruan. Namun hingga saat ini tidak ada tindakan apapun yang dilakukan oleh instansi tersebut.
   "Kami hanya diberi janji manis. Katanya akan diperhatikan serta dibersihkan. Kenyataannya tidak ada tindakan apapun, janji mereka palsu, pembohong!!! "seloroh Henry.
    Tak adanya perhatian pemerintah ini membuat warga Kedungringin putus asa. Harapan mereka saat ini hanya satu, yakni Presiden turun tangan.
    Senin (26/11), Hanry bersama sejumlah warga melakukan langkah diplomasi. Mereka memasang surat terbuka pada benner dengan ukuran besar yang dipampang di simpang 3 jalan raya Cangkringmalang, Beji. Isi surat itu intinya agar pak Presiden turun tangan untuk membersihkan Sungai Werati. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas