Ada Tudingan Job Fair Kabupaten Pasuruan Sebagai Pembohongan Publik, Plt Kadisnaker Angkat Bicara

Baca Juga

Plt Kadisnaker, M. Khasani



Pasuruan, Pojok Kiri
     Job fair Kabupaten Pasuruan yang dihelat oleh Dinas Tenaga kerja selama dua hari, yakni, Rabu (07/11) dan Kamis (08/11) sempat mendapat tudingan miring dari masyarakat pemerhati pemerintah.
     Ada yang menyebut, Job fair dengan lowongan kerja sebanyak 4700 hanya catatan kosong Disnaker saja. Atas hal itu, para pemerhati milihat catatan itu tak lebih hanya sebuah pembohongan publik.
    Suara keras ini sempat terlontar di grop-grop WA termasuk Facebook. Tentu saja hal ini membuat pihak Disnaker segera angkat bicara untuk meluruskannya.
     Plt Kadisnaker, M. Khasani kepada Pojok Kiri, disela menghadiri giat Job fair, Rabu (07/11) mengatakan, untuk lowongan kerja sebanyak 4700 itu real berdasarkan verifikasi. Menurutnya angka itu adalah catatan dari perusahaan yang menyetor lowongan.
     "Silahkan jika ada yang mau cek, semua sudah melalui verifikasi dan kami juga diaudit oleh inspektorat. Artinya tidak benar jika dikatakan ini sebuah pembohongan publik. Semua berdasarkan data dan bisa dipertanggungjawabkan, "ucap Khasani.
     Khasani menjelaskan, untuk lowongan kerja terbagi menjadi dua, yakni lowongan untuk bekerja di luar negeri dan bekerja di dalam negeri. Kemudian setiap lowongan memiliki klasifikasi yang berbeda.
     "Kalau kacamatanya hanya pada orang melamar pasti diterima itu tidak benar. Setiap perusahaan dalam merekrut karyawan juga punya klasifikasi berdasarkan kebutuhan. Misal perusahaan yang dibutuhkan ahli mesin dengan bukti pengalaman, sedang yang melamar tidak memiliki keahlian itu, jelas tidak diterima. Demikian juga ada perusahaan membuka banyak lowongan, tapi pelamar tidak berminat, jadinya ya tidak ada yang masuk kerja, "jelas Khasani.
     Adanya Job fair kali ini justru disambut baik oleh para pencari kerja. Siti Mustika (22) salah satunya, remaja putri asal Purwosari lulusan Teknik Industri Universiya Yudharta ini mengaku lebih nyaman melamar di acara job fair daripada datang langsung ke perusahaan. Alasannya, melamar di acara job fair bisa langsung naruh lamaran di HRD.
     "Kalau menaruh lamaran ke perusahaan itu hanya ketemu satpam. Jadi takut lamaran tidak sampai, "ujarnya.
      Namun di era sekarang ini ia mengaku lebih suka melamar melalui email.
    "Tapi kebanyakan perusahaan tidak mencantumkan email, itu yang susah, "pungkasnya. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas