Kejari Kabupaten Pasuruan Launching Stop Anak Berhadapan Hukum

Baca Juga

Saat kegiatan launching stop ABH

Pasuruan, Pojok Kiri
     Selasa (30/10), Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan melaunching giat stop anak berhadapan hukum (ABH). Kegiatan yang dilakukan di Gor Raci ini dilaksanakan sebagai salah satu bentuk inovasi Kejari Kabupaten Pasuruan guna menjauhkan anak dari persoalan hukum.
    Kajari Kabupaten Pasuruan, H. M. Noor HK, SH, MH dalam sambutannya mengatakan, launching ABH ini adalah salah satu rangkaian kegiatan dari sejumlah kegiatan lain yang sudah dilakukan oleh Kejari Kabupaten Pasuruan sebelumnya. Disebutkan oleh Kajari, M. Noor, beberapa kegiatan yang sudah dilaksanakan, yakni jaksa menyapa yang disampaikan melalui salah satu stasiun radio, jaksa masuk sekolah (JMS), jaksa masuk pesantren (JMP), pelaksanaan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah Pembangunan Daerah (TP4D), tabligh akbar pada HUT Haki, serta jaksa menjadi inspektur upacara di sejumlah sekolah.
Saat kegiatan launching stop ABH 

     Sementara itu, selama program stop ABH ini, Kajari menyampaikan bahwa pihak Kejari Kabupaten Pasuruan telah mengawali dengan berbagai kegiatan, seperti sosialisasi hukum kepada anak, pendekatan dengan anak jalanan, serta melakukan giat lomba-lomba yang melibatkan anak.
     Lepas dari itu, launching yang dilakukan Kejari Kabupaten Pasuruan bekerjasama dengan Dinas pendidikan dan Kementrian Agama Kabupaten Pasuruan ini diharapkan mampu meminimalisir kasus hukum yang dialami oleh anak.
    Hadir dalam acara launching stop ABH itu Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Sunarta, didampingi Ass Pidsus, Ass Intel dan Kabag TU.
    Dalam kesempatan tersebut, Kajati mendapat kehormatan membuka sekaligus meresmikan giat stop ABH.
Kajati Jatim, Sunarta

    Dalam sambutannya, Kajati mengaku sangat mengapresiasi Kejari dan Pemkab Pasuruan yang mampu bersinergi dalam hal menjauhkan anak dalam kasus hukum. Ia juga mengaku kagum karena anak sekolah di Kabupaten Pasuruan juga mampu menyanyikan mars adhyaksa termasuk mars adhyaksa dharmakarini. Ia juga mengapresiasi adanya lagu yang berjudul stop ABH yan diciptakan di Kabupaten Pasuruan.
    "Launching stop ABH yang seperti ini adalah pertama di Indonesia, apalagi sudah diciptakan lagunya, ini luar biasa. Nanti lagu itu coba kami patenkan untuk menjadi lagu resmi stop ABH, "ujar Kajati.
Kajari Kab. Pasuruan, H.M. Noor HK

     Sementara dari Pemkab Pasuruan juga hadir Bupati Irsyad Yusuf, Wakil Bupati Mujib Imron, seluruh unsur Forkompimda, seluruh kepala OPD, camat dan seluruh kepala sekolah beserta siswa siswinya yang tumpah ruah memadati areal Gor Raci.
Kreasi Tari Stop ABH

    Usai acara stop ABH, di kesempatan cukup meriah itu, Kejari Kabupaten Pasuruan juga melaksanakan giat pemusnahan barang bukti tindak pidana umum (Pidum) dan pidana khusus (Pidsus) selama periode tahun 2018. Barang-barang yang dimusnakan meliputi ganja 20 gram, sabu-sabu 274, 81 gram, pil double L 9430 butir, ponsel 136 buah, uang palsu (upal) 647 lembar, dan rokok tanpa cukai 46.180 bungkus. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas