RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Festival Mangga Klonal 21 Kabupaten Pasuruan, Bupati Ajak Pengunjung Berwisata Mangga

Baca Juga

Story, Bupati dan wakil Bupati bersama warga yang menikmati festival mangga

Pasuruan, Pojok Kiri
    Sabtu (27/10) dan Minggu (28/10) Pemkab Pasuruan menggelar acara Festival mangga klonal 21 atau yang dikenal dengan mangga alpukat. Kegiatan selama Dua hari ini dilaksanakan di kawasan kebun mangga Desa Oro-Oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang.
     Festival yang diikuti oleh puluhan pedagang mangga ini pada hari pembukaan, Sabtu (27/10) dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Mujib Imron atau yang karib disapa Gus Mujib. Dalam kesempatan itu, ia sekaligus membuka acara festival.
     Dalam sambutannya, Gus Mujib mengingatkan petani mangga alpukat atau mangga klonal 21 untuk terus kompak sesama petani, baik itu menjaga kwalitas mangganya termasuk dalam hal harganya.
    Untuk mangga klonal 21 di tingkat pedagang saat ini harganya cukup stabil yakni Rp.25 ribu perkilo gram. Harga ini kata Gus Mujib agar tidak ada yang bermain dengan menurunkan dengan tujuan merusak harga.

     "Dalam hal ini semua pihak terkait, mulai desa, OPD terkait harus selalu mengawasi, siapa yang mau merusak harga kasih tegoran, kasih sangsi jika perlu. Mangga Pasuruan ini sudah punya nama kuat, jadi jangan karena demi untung besar lalu merusaknya, "ujar Gus Mujib.
     Sementara itu, pada hari ke Dua, Minggu (28/10), giliran Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf hadir dalam festival yang memanjakan petani dan pedagang mangga itu. Ia didampingi para kepala OPD selain memantau jalannya festival, juga melakukan langkah promo wisata petik mangga.

    "Untuk mangga Pasuruan ini namanya sudah tak diragukan lagi, sangat ngetop. Pembeli juga sudah datang dari berbagai daerah termasuk luar negeri. Selanjutnya kita juga kuatkan dari sisi wisatanya yang berkaitan dengan mangga, yakni wisata petik mangga. Jadi pengunjung yang datang ke Oro-Oro Ombo termasuk desa lain di Kecamatan Rembang nanti tak hanya datang untuk membeli mangga dari pedagang, juga langsung datang ke kebun mangga petani untuk menikmati wisata petik mangga. Keren kan? Datang ke Kabupaten Pasuruan tidak menikmati petik mangga rugi gaess, "ucap Irsyad Yusuf sambil tertawa.
     Sementara itu, acara festival mangga di Oro-Oro Ombo tersebut, selain menjual mangga utuh, warga sekitar juga menjual kreasi makanan dari bahan dasar mangga, seperti bakpo mangga, jenang mangga dan lain sebagainya. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas