Didatangi Komnas Anak, Guru Dan Murid SMKN 1 Rembang Bungkam!!!

Baca Juga

Komnas Anak, Daniel

Pasuruan, Pojok Kiri
     Upaya Komnas Anak untuk membongkar siapa aktor di balik munculnya pamflet dengan tulisan tak senonoh pada demo siswa siswi SMKN1 Rembang, Kamis (11/10) menemui jalan buntu. Pasalnya, Komnas anak diwakili Daniel saat datang ke SMKN 1 Rembang, Selasa (16/10) tak mendapat data yang ia butuhkan. Menurut Daniel, seluruh guru dan siswa siswi SMKN 1 Rembang bungkam.
    "Dalam kasus ini saya sangat kesulitan untuk menggali data. Sebab para guru saling bungkam, demikian juga dengan siswa siwinya. Intinya sebagaimana yang saya amati, di lingkungan SMKN 1 Rembang ini situasinya sangat tidak nyaman. Ada trauma berat yang dialami oleh guru dan siswa pasca demo Kamis lalu itu, "ucap Daniel.
    Untuk saat ini, Daniel mengaku belum bisa melangkah terlalu jauh. Para guru yang pada dasarnya tahu siapa aktornya seolah ketakutan untuk bicara. Demikian juga dengan para siswa siswi.
    Untuk diketahui, pada Demo siswa siswi SMKN 1 Rembang (11/10) lalu, terekpose tulisan di kertas yang dibawa siswa siswi SMKN 1 Rembang diantarahya berbunyi 'Harga SPP-ku lebih mahal dari purelku', termasuk 'Timbang duwekku gae bayar SPP, mending tak gawe bayar kamaran wae', yang maksudnya adalah kamar vila.
    Hal ini memicu emosi pihak luar, mulai DPRD, LSM, serta Komnas anak. Tudingan adalah searah. Ada dalang dibalik demo tak bermoral ini. (Lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas