Deklarasi Anti Hoax Dengan Pengguna Medsos, Kapolres Himbau Netizen Jangan Latah Ikut Ngeshare Berita Tidak Jelas

Baca Juga

Kapolres saat Lakukan sosialisasi tangkal berita hoax

Pasuruan, Pojok Kiri
      Senin sore (08/10) sekira pukul 15.00 WIB, bertempat di kawasan Tamandayu, Pandaan, Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono mengundang para pengguna media sosial (Medsos) untuk berbincang-bincang.
    Dalam hal ini, Kapolres mengundang pengguna Medsos yang masuk dalam anggota grop di Facebook Info Laka Dan Kriminal Pasuruan (ILKP) untuk diajak bicara.
   Alasan mengundang anggota grop ILKP ini kata Kapolres, karena dari sekian banyak grop di Facebook, ILKP memiliki anggota yang sangat banyak, serta terkoodinir, khusunya wilayah Pasuruan sesuai namanya.
     Pertemuan yang dihadiri  seluruh jajaran Kapolsek se wilayah hukum Polres Pasuruan itu bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya memfilter berita bohong atau yang dikenal dengan hoax, serta berita yang berisikan ujaran kebencian atau hate speech.
    Kepolres menghimmbau kepada seluruh pengguna medsos untuk tidak mudah menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya.
    "Jadi, saat membaca berita yang belum tentu kebenarannya, janganlah latah ikut-ikut ngeshare ulang, jangan disebar luas, harus disaring secara pribadi. Admin grop harus cepat tanggap, langsung hapus jika berita itu tidak benar atau mengandung unsur ujaran kebencian. Peran para ramaja pengguna medos sangatlah penting sebagai benteng pertama untuk memutus penyebaran berita hoax, "tukas Kapolres.
     Kapolres menyebut, berita hoax sangat berbahaya karena mampu mempengaruhi pola pikir pembaca, serta mampu merusak generasi muda yang pastinya mampu menghancurkan bangsa.
    "Jangan makan berita itu mentah-mentah, saat ini mudah sekali seseorang memasang foto anda, lalu ditulisi "orang ini buronan", kemudian diposting di Facebook yang menimbulkan komentar beragam, seolah berita itu benar, lalu banyak yang menghakimi. Itu berbahaya. Maka dari itu, tugas Admin grop untuk menghapus cepat. Sedang tugas pembaca adalah menyaring secara pribadi, jangan mendadak terpancing lalu dishare ulang. Laporkan saja ke admin. Postingan yang tak disertai bukti yang jelas sangat potensi mengadu domba satu sama lain. Sangat berbahaya, "ujar Kapolres.
     Pada kesempatan itu, para baju coklat dengan kaum muda pengguna Medsos dengan satu tujuan menjaga ketertibam di dunia maya lalu mendeklarasikan perang melawan berita hoax dan ujaran kebencian. (isb)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas