Dikenakan Pasal 303 Bis Karena Hanya Penombok, Buari Ketua BPD Nogosari Tidak Ditahan #Kasat Reskrim: Saya Siap Dicopot Jika Saya Terima Uang Dari Kasus Judi Ini

Baca Juga

Buari, Ketua BPD Nogosari yang kesandung masalah Togel

Pasuruan, Pojok Kiri
     Tertangkapnya Buari Bin Prapto (49) warga Dusun Nampes, Desa Nogosari, Pandaan yang menurut warga menjabat sebagai ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nogosari karena bermain judi togel pada Sabtu (06/10) sekira pukul 14.00 WIB menjadi sorotan warga setempat karena pada malam harinya sekira pukul 11. 00 WIB Buari sudah ada di rumahnya.
    Sempat ada konfirmasi bahwa Buari ini awalnya disebut sebagai bandar. Namun Pojok Kiri yang kemudian menemui Kasat Reskrim AKP Budi Sanfoso di ruang kerjanya bersama beberapa wartawan lain, Senin (08/10) mendapatkan klarifikasi bahwa ternyata Buari hanya seorang penombok.
    Sementara pihak yang berperan sebagai pengepul sebagaimana klarifikasi Kasat adalah Samsul Bin Paiman (48) warga Dusun Nampes, Desa Jogosari, Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan yang ditangkap bareng Buari.
     Menurut catatan polisi, Samsul mengakui berjualan nomor togel sekitar 8 bulan dan melakukan perjudian jenis togel sebagai pengepul. Pelaku dilakukan penangkapan pada saat menerima tombokan nomor togel dari Buari yang kemudian tombokan nomor togel tersebut di kirimkan kepada RD yang berperan sebagai bandar. Dari hasil penjualan nomor togel tersebut Samsul menerima imbalan 20% dari bandar.
Kasat Reskrim, AKP Budi Santoso

    Kenapa Buari tak ditahan? Kasat Reskrim menegaskan, Buari ini hanya bertindak sebagai penombok, maka pasal yang dikenakan adalah 303 bis KUHP.
   "Untuk pasal 303 bis ini kami tidak bisa menahan. Tetapi bukan dilepas, perkaranya tetap kita lanjut, dan ia wajib lapor. Barusan berkasnya saya tandatangani, "ujar Kasat Reskrim.
    Kasat menegaskan, pihaknya tidak main-main dalam menangani kasus judi. Jika karena Buari tidak ditahan dan ada tudingan ia menerima uang. Kasat mengaku siap dicopot dari jabatannya saat ini juga.
   "Saya tegaskan, jika saya terima uang dari kasus judi ini, saya siap dicopot dari jabatan saya saat ini juga, untuk perkara judi saya tidak main-main. Tidak ada yang melepas tersangka, semua proses lanjut, "tukas Kasat Reskrim, AKP Budi Santoso. (Isb/lis)

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas