RUNNING NEWS :
Loading...
Cari Kami di Google

Pecinta Satwa 'Jack Jungel Indonesia' Tak Luput Dari Juara *Kontes Di PTC Juarai Dua Kelas*

Baca Juga

Mereka sang juara

Pasuruan, Pojok Kiri
     Komunitas pecinta satwa Jack Jungel Indonesia (JJI) tak pernah luput dari juara. Terbukti, kelompok yang bermarkas di Pasuruan ini pada Minggu (09/09) kembali menyabet juara dalam dua kelas pada kontes reptil jenis ular yang digelar oleh Friendship & Brotherhood di kawasan PTC Surabaya.
    Kali ini Untuk jenis kelas yang dimenangkan JJI adalah kelas Ball Python Desainer Morph jenis Super Pastel Lesser Clown atau ular yang gennya digabungkan sehingga memiliki jenis berbeda. Untuk kelas ini JJI menyabet juara 1.
    Kemudian kelas Super Tiger Platinum from Selayar. Untuk yang ini JJI menyabet juara 3.
    Pada penilaian kontes ini tak main-main. Penyelenggara bahkan mendatangkan seorang juri dari Australia bernama Don Wells yang sangat ahli di bidang dunia ular.

Ball Python Desainer Morph jenis Super Pastel Lesser Clown
   
Deny Syaputra, dialah sang pemilik dari dua jenis reptil melata itu. Dia adalah pentolan JJI dengan peran sebagai penasehat pada organisasi pencinta satwa yang sudah berbadan hukum ini.
    Kepada Pojok Kiri, Senin (10/09), Deny Syaputra mengatakan, kemenangan dalam sebuah kontes reptil itu merupakan pengakuan pihak lain yakni juri bahwa kita bisa merawat satwa dengan baik.
    "Kepuasan saat juara letaknya pada pengakuan itu. Artinya kita ini sangat maksimal dalam merawat satwa yang kita piara, sangat serius dan sangat mencintai satwa. Selain itu juga menjadi penyemangat bagi yang lain untuk lebih mencintai satwa, "tukas pria yang setiap harinya bertugas sebagai jaksa di Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan ini.
    Hadiah itu bukan yang utama. Menurut Deny sapaan akrabnya, kebersamaan sebuah organisasi dan pengakuan dari pihak lain atas organisasi yang dinaungi serta kemampuan anggotanya dalam merawat satwa dengan baik itu kepuasan yang paling didapat.
    "Kebanggannya ya di situ, kita dianggap mengerti dalam menangani satwa, merawat dengan baik dan serius. Sebab merawat satwa itu tidak mudah, harus tau ilmunya, harus telaten, benar-benar meluangkan waktu untuk menemani meski sejenak. Jadi saat diakui dalam sebuah penilaian, itu sangat memuaskan, "ungkap Deny.

Deny Syaputra

    Untuk JJI sendiri menurut Deny adalah organisasi pecinta satwa yang ia ada di dalamnya. Komunitas ini terdiri para pecinta satwa yang serius untuk mengurusi satwa milik sendiri, juga peduli untuk menularkan ilmu kepada warga hingga turut membantu penanganan satwa milik orang lain, termasuk menangani satwa yang mengganggu di lingkungan warga. (Lis)

KRIMINAL
PEMERINTAHAN
BIROKRASI
HUKUM
WISATA
SENI
BUDAYA

 
PT POJOK KIRI MEDIA
© 2007 - 2018 Pojokkiri.co
All right reserved
Alamat Redaksi :
Jl Gayungsari Timur No.35
Surabaya,Jawa Timur
Pedoman
Redaksi
Peta situs
Terms & Conditions
Atas